Nasihat Kehidupan yang Saleh

Amsal 3

Di pasal ketiga ini, penulis memberi nasihat tentang hidup yang saleh. Nasihat itu terdiri dari enam dorongan (3:1-12) dan enam larangan (3:25-35). Enam dorongan itu adalah: Pertama, perhatikanlah ajaran orang tua (3:1-2). Kedua, praktikkanlah kasih dan kesetiaan dalam kehidupan (3:3-4). Ketiga, libatkanlah Allah dalam mengambil keputusan (3:5-6). Keempat, peliharalah hati yang takut akan Tuhan (3:7-8). Kelima, berikanlah yang terbaik pada Tuhan (3:9-10). Keenam, hargailah disiplin yang Anda terima dari Tuhan (3:11-12). Keenam, hargailah disiplin yang Anda terima dari Tuhan (3:11-12). Enam larangan itu adalah: Pertama, jangan takut ketika diserang musuh (3:25-26). Kedua, jangan menahan  kebaikan  (3:27).  Ketiga,  jangan  menunda  kebaikan  (3:28); Keempat, jangan merencanakan kejahatan (3:29). Kelima, jangan bertengkar tanpa sebab (3:30). Keenam, jangan iri hati (3:31). Dari kedua belas nasihat di atas, nasihat yang mana yang hendak Anda terapkan?

Bagian tengah bacaan Alkitab hari ini (3:13-24) mengungkapkan tiga hal yang menunjukkan betapa berharganya nilai dari keberadaan hikmat dalam kehidupan manusia: Pertama, pujian raja Salomo mengungkapkan bahwa hikmat itu memberi kebahagiaan (3:13), keuntungan (3:14), lebih berharga dari permata (3:15), menawarkan umur panjang, kekayaan, dan kehormatan (3:16), jalan-jalannya penuh bahagia dan sejahtera (3:17); dan menjadi berkat bagi orang di sekitarnya (3:18). Kedua, Tuhan menggunakan hikmat dalam penciptaan (3:19-20). Ketiga, hikmat berdampak dalam kehidupan manusia: menjadi kehidupan bagi jiwa (3:21-22) serta membuat hidup menjadi aman dan bisa tidur nyenyak (3:23-24).

Saat Anda mencari dan menyelidiki hikmat Tuhan dalam firman- Nya, apakah Anda yakin bahwa hikmat akan membawa nilai yang baik dalam kehidupan, atau Anda hanya sekadar melakukan kewajiban keagamaan? Saat Anda menjauhi dosa—kejahatan, percabulan, perzinahan, iri hati, ketamakan, dan sebagainya—apakah Anda melakukan hal itu karena takut dihukum atau takut kehilangan berkat materi atau karena kebiasaan rutin tanpa makna? Marilah kita memohon agar Tuhan selalu menjaga hati dan hidup kita supaya kita bisa terus tinggal di dalam Dia. Hanya bila kita tinggal di dalam Dia, kita bisa merasakan kasih-Nya serta mengalami keindahan dan sukacita dalam kehidupan (Yohanes 15:9-11). Itulah nasihat untuk hidup yang saleh! [FL]

Date

Nov 10 2021
Expired!