Selamat datang di GKY Gerendeng!
Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Visi dan Misi Gereja
Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.
Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.
CREED
QT Terbaru
3 September 2026
Bukan Sekadar Membaca
Setelah tembok fisik Yerusalem berdiri kokoh, kini saatnya membangun "tembok rohani" di dalam hati umat. Nehemia dan Ezra bekerja sama untuk membawa bangsa itu kembali kepada sumber kehidupan mereka, yaitu Firman Tuhan. Seluruh rakyat berkumpul di lapangan dengan satu tujuan: mereka meminta Ezra untuk membawa kitab Taurat. Mereka bukan dipaksa, melainkan mereka sendiri yang merindukan suara Tuhan. Mereka berdiri mendengarkan dari pagi sampai tengah hari. Di zaman sekarang, Alkitab sangat mudah diakses, namun sering kali jarang dibaca. Kebangunan rohani pribadi dimulai ketika kita tidak lagi membaca Alkitab karena kewajiban, melainkan karena kebutuhan jiwa. Kapan terakhir kali kita benar-benar merindukan waktu untuk duduk dan mendengarkan apa yang Tuhan katakan melalui Firman-Nya?Ezra membacakan Firman, sementara orang-orang Lewi membantu rakyat untuk memahami pembacaan itu. Mereka memberikan keterangan-keterangan sehingga pembacaan itu dimengerti. Tujuan membaca Alkitab adalah pemahaman yang mengubah hidup. Mintalah Roh Kudus membantu kita memahami maknanya dan bagaimana hal itu diterapkan dalam hidup kita. Alkitab yang hanya dibaca di kepala tidak akan mengubah hati; Alkitab yang dimengerti di hatilah yang akan menghasilkan buah.Saat mendengar Firman, seluruh umat menangis karena mereka menyadari betapa jauhnya hidup mereka dari standar Tuhan. Namun, Nehemia dan Ezra melarang mereka berdukacita lebih lama. Mereka berkata, "Sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu!” Firman Tuhan memang menegur, tetapi tujuannya adalah memulihkan. Jangan biarkan rasa bersalah atas dosa masa lalu menghancurkan kita. Firman Tuhan menyingkapkan dosa agar kita bertobat, dan setelah pertobatan ada sukacita pengampunan. Sukacita karena Tuhan adalah kekuatan (benteng) yang membuat kita mampu melangkah maju lagi.Nehemia memerintahkan mereka untuk makan makanan yang sedap, minum minuman yang manis, dan "mengirimkan sebagian kepada mereka yang tidak mempunyai persediaan". Sukacita rohani harus diwujudkan dalam kemurahan hati kepada sesama. Kebaikan Tuhan dalam hidup kita harus meluap kepada orang lain. Jika kita merasa diberkati oleh Firman Tuhan, berkat itu harus mengalir melalui tindakan kasih. Ibadah yang sejati selalu menghubungkan kasih kita kepada Tuhan dengan kepedulian kita kepada mereka yang berkekurangan.Refleksi:Bagaimana pemahaman firman Tuhan menghasilkan respons emosional yang benar, dukacita sekaligus sukacita?Apa bahaya membaca firman Tuhan tanpa penjelasan dan penerapan yang jelas?Bagaimana firman Tuhan menjadi sumber kekuatan, bukan beban, bagi umat yang taat?Doa:Allah Bapa, terima kasih atas Firman-Mu yang adalah pelita bagi kaki kami. Berikanlah kami hati yang selalu lapar dan haus akan kebenaran-Mu. Ampunilah kami jika selama ini kami mengabaikan suara-Mu. Biarlah Firman-Mu menegur dan mengubah kami, serta memberikan sukacita yang menjadi kekuatan kami untuk menghadapi hari ini. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
2 September 2026
Penjaga yang Setia
Tembok sudah selesai, tetapi pekerjaan sesungguhnya untuk membangun sebuah komunitas baru saja dimulai. Membangun tembok itu sulit, tetapi menjaga apa yang ada di dalam tembok itu sering kali jauh lebih sulit. Nehemia menyadari bahwa struktur fisik (tembok) tidak berguna tanpa struktur kepemimpinan dan integritas umat yang kuat. Setelah pintu-pintu dipasang, Nehemia mengangkat Hanani dan Hananya untuk memimpin Yerusalem. Alkitab memberikan alasan yang spesifik: karena Hananya adalah "seorang yang setia dan lebih takut akan Tuhan dari pada banyak orang lain”. Kesetiaan dan rasa takut akan Tuhan adalah kualifikasi utama dalam pelayanan. Saat memilih teman dekat, rekan bisnis, atau pemimpin pelayanan, jangan hanya melihat skill atau bakatnya. Lihatlah karakter dan pengabdiannya kepada Tuhan. Apa gunanya "tembok" pertahanan hidup kita jika kita memercayakan "kunci pintu" kepada orang yang tidak takut akan Tuhan?Nehemia memerintahkan agar pintu gerbang jangan dibuka sampai matahari terasa panas, dan harus ditutup serta dipalang saat para penjaga masih berdiri di tempatnya. Ia bahkan memerintahkan penduduk untuk berjaga "masing-masing di tempat penjagaannya" dan "di depan rumahnya”. Musuh sering menyerang di masa tenang. Setelah kita meraih kemenangan, seperti sembuh dari sakit, pulih dari masalah keuangan, atau meraih kesuksesan, kita cenderung menjadi lengah. Penjagaan rohani (doa dan perenungan Firman) harus tetap dilakukan di depan "rumah" (kehidupan pribadi) kita masing-masing. Jangan biarkan pintu hati kita terbuka bagi godaan saat kamu merasa sudah "aman".Nehemia mendaftarkan kembali mereka yang pulang dari pembuangan karena ia ingin memastikan siapa saja yang termasuk dalam "keluarga Tuhan". Ada orang-orang yang tidak dapat membuktikan silsilah mereka, sehingga mereka dianggap tidak tahir untuk jabatan imam). Pastikan identitas kita berakar di dalam Tuhan. Di dunia yang kacau ini, sangat penting bagi kita untuk tahu siapa kita di dalam Kristus. Tanpa identitas yang jelas, kita akan mudah terbawa arus dunia. Milikilah kepastian iman dan hiduplah sesuai dengan martabat sebagai anak-anak Tuhan.Refleksi:Apa hubungan antara keamanan fisik tembok dan keamanan rohani umat?Bagaimana kriteria kesetiaan dan takut akan Tuhan menjadi lebih penting daripada kemampuan semata dalam kepemimpinan?Mengapa pencatatan silsilah dan jumlah umat penting bagi keberlanjutan komunitas iman?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena Engkau telah membangun tembok perlindungan dalam hidup kami. Ajarlah kami untuk tidak menjadi lengah, melainkan tetap berjaga-jaga dalam doa dan Firman. Berikanlah kami hati yang setia dan takut akan Tuhan. Kami mau menjaga identitas kami sebagai anak-Mu dengan penuh integritas dan memberikan yang terbaik bagi kemuliaan-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT