Selamat datang di GKY Gerendeng!
Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Visi dan Misi Gereja
Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.
Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.
CREED
QT Terbaru
4 September 2026
Berhenti Sejenak
Setelah mereka bersukacita karena Firman Tuhan, umat Israel kini masuk ke dalam pengakuan dosa yang serius. Mereka menyadari bahwa pemulihan fisik tanpa pertobatan moral tidak akan bertahan lama. Umat Israel berkumpul dengan berpuasa, berpakaian kabung, dan menaruh debu di kepala. Mereka memisahkan diri dari orang asing dan berdiri mengaku dosa mereka selama tiga jam. Pertobatan membutuhkan waktu dan konsentrasi. Kebangunan rohani yang sejati menuntut kita untuk berhenti sejenak, menjauh dari kebisingan dunia, dan secara jujur melihat ke dalam hati.Para orang Lewi memimpin doa dengan meninjau kembali sejarah dari zaman Abraham, perbudakan di Mesir, hingga perjalanan di padang gurun. Mereka mengakui bahwa meskipun umat-Nya berontak dan menyembah anak lembu emas, Tuhan tetap memberi manna dan air. Tidak meninggalkan mereka karena rahmat-Nya yang besar. Tiang awan dan tiang api tidak berpindah. Mengingat kebaikan Tuhan adalah senjata melawan keputusasaan. Saat kita merasa gagal, ingatlah kembali bagaimana Tuhan telah menolong kita di masa lalu. "Sejarah" pribadi kita dengan Tuhan adalah bukti bahwa Dia adalah Tuhan yang setia, bahkan saat kita tidak setia.Doa ini secara jujur menyebutkan kesalahan umat: mereka sombong, tidak taat, dan membunuh nabi-nabi Mereka mengakui bahwa segala hukuman dan kesukaran yang mereka alami adalah adil karena mereka telah berbuat fasik. Jangan menyalahkan keadaan atau orang lain atas konsekuensi dosa kita. Pemulihan dimulai saat kita berhenti membuat alasan. Nehemia dan umatnya berkata, "Engkau adalah adil dalam segala hal... karena Engkau berlaku setia, tetapi kami melakukan kefasikan". Pengakuan yang jujur membebaskan kita dari beban kebohongan dan membuka jalan bagi anugerah-Nya.Mereka tidak hanya berhenti pada kata-kata doa, tetapi menuangkannya dalam komitmen tertulis. Pertobatan harus berlanjut menjadi perubahan gaya hidup. Jangan hanya menyesal, tetapi buatlah langkah konkret untuk berubah. Jika kita bergumul dengan dosa tertentu, buatlah "perjanjian" baru dengan Tuhan, mungkin dengan mencari rekan akuntabilitas atau mengubah kebiasaan buruk kita secara radikal.Refleksi:Bagaimana menelusuri kembali sejarah karya Tuhan menolong umat memahami identitas dan kegagalan mereka?Bagaimana pengakuan dosa yang jujur membuka jalan bagi pembaruan relasi dengan Tuhan?Apa bahaya hidup yang terlalu sibuk sehingga kehilangan waktu untuk refleksi rohani yang mendalam?Doa:Allah Bapa, kami takjub akan kesetiaan-Mu yang tidak pernah berubah meskipun kami seringkali tegar tengkuk. Terima kasih karena rahmat-Mu yang besar tidak membiarkan kami binasa. Hari ini, kami mengakui segala kesalahan kami dan memohon kuasa-Mu untuk membantu kami hidup dalam ketaatan yang baru. Biarlah hidup kami menjadi surat perjanjian yang hidup bagi kemuliaan-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
3 September 2026
Bukan Sekadar Membaca
Setelah tembok fisik Yerusalem berdiri kokoh, kini saatnya membangun "tembok rohani" di dalam hati umat. Nehemia dan Ezra bekerja sama untuk membawa bangsa itu kembali kepada sumber kehidupan mereka, yaitu Firman Tuhan. Seluruh rakyat berkumpul di lapangan dengan satu tujuan: mereka meminta Ezra untuk membawa kitab Taurat. Mereka bukan dipaksa, melainkan mereka sendiri yang merindukan suara Tuhan. Mereka berdiri mendengarkan dari pagi sampai tengah hari. Di zaman sekarang, Alkitab sangat mudah diakses, namun sering kali jarang dibaca. Kebangunan rohani pribadi dimulai ketika kita tidak lagi membaca Alkitab karena kewajiban, melainkan karena kebutuhan jiwa. Kapan terakhir kali kita benar-benar merindukan waktu untuk duduk dan mendengarkan apa yang Tuhan katakan melalui Firman-Nya?Ezra membacakan Firman, sementara orang-orang Lewi membantu rakyat untuk memahami pembacaan itu. Mereka memberikan keterangan-keterangan sehingga pembacaan itu dimengerti. Tujuan membaca Alkitab adalah pemahaman yang mengubah hidup. Mintalah Roh Kudus membantu kita memahami maknanya dan bagaimana hal itu diterapkan dalam hidup kita. Alkitab yang hanya dibaca di kepala tidak akan mengubah hati; Alkitab yang dimengerti di hatilah yang akan menghasilkan buah.Saat mendengar Firman, seluruh umat menangis karena mereka menyadari betapa jauhnya hidup mereka dari standar Tuhan. Namun, Nehemia dan Ezra melarang mereka berdukacita lebih lama. Mereka berkata, "Sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu!” Firman Tuhan memang menegur, tetapi tujuannya adalah memulihkan. Jangan biarkan rasa bersalah atas dosa masa lalu menghancurkan kita. Firman Tuhan menyingkapkan dosa agar kita bertobat, dan setelah pertobatan ada sukacita pengampunan. Sukacita karena Tuhan adalah kekuatan (benteng) yang membuat kita mampu melangkah maju lagi.Nehemia memerintahkan mereka untuk makan makanan yang sedap, minum minuman yang manis, dan "mengirimkan sebagian kepada mereka yang tidak mempunyai persediaan". Sukacita rohani harus diwujudkan dalam kemurahan hati kepada sesama. Kebaikan Tuhan dalam hidup kita harus meluap kepada orang lain. Jika kita merasa diberkati oleh Firman Tuhan, berkat itu harus mengalir melalui tindakan kasih. Ibadah yang sejati selalu menghubungkan kasih kita kepada Tuhan dengan kepedulian kita kepada mereka yang berkekurangan.Refleksi:Bagaimana pemahaman firman Tuhan menghasilkan respons emosional yang benar, dukacita sekaligus sukacita?Apa bahaya membaca firman Tuhan tanpa penjelasan dan penerapan yang jelas?Bagaimana firman Tuhan menjadi sumber kekuatan, bukan beban, bagi umat yang taat?Doa:Allah Bapa, terima kasih atas Firman-Mu yang adalah pelita bagi kaki kami. Berikanlah kami hati yang selalu lapar dan haus akan kebenaran-Mu. Ampunilah kami jika selama ini kami mengabaikan suara-Mu. Biarlah Firman-Mu menegur dan mengubah kami, serta memberikan sukacita yang menjadi kekuatan kami untuk menghadapi hari ini. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT