Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

10 September 2026

Tangan yang Tidak Terlihat

Kitab Ester membawa kita pada babak baru yang penuh misteri. Di sini, kita melihat bagaimana seorang gadis yatim piatu dari bangsa tawanan, yang tidak memiliki latar belakang bangsawan, dibawa ke pusat kekuasaan dunia. Tuhan mulai memposisikan "pemain utama"-Nya di tempat yang strategis. Tuhan bekerja melalui proses yang panjang, biasa, bahkan melalui kebijakan manusia yang tampaknya sekuler, untuk menggenapi janji-Nya.Ester adalah seorang yatim piatu yang dibesarkan oleh sepupunya, Mordekhai. Ia adalah bagian dari bangsa buangan yang hidup di negeri asing. Secara manusiawi, Ester tidak punya masa depan yang gemilang. Namun, ia memiliki ketaatan kepada Mordekhai dan kecantikan yang Tuhan berikan. Latar belakang kita tidak membatasi masa depan kita di tangan Tuhan. Mungkin kita merasa "yatim piatu" dalam hal dukungan, modal, atau kesempatan. Namun, kisah Ester mengingatkan kita bahwa Tuhan bisa mengambil seseorang dari tempat yang paling rendah dan menempatkannya di istana. Jangan minder dengan masa lalu kita; Tuhan lebih tertarik pada ketaatan kita hari ini daripada kepedihan masa lalu kita.Ester memenangkan kasih sayang Hegai (penjaga perempuan) dan akhirnya kasih sayang raja. Menariknya, ketika tiba gilirannya menghadap raja, Ester tidak meminta apa-apa selain apa yang disarankan oleh Hegai. Ia tidak serakah atau berusaha tampil berlebihan dengan perhiasan istana. Karakter yang tenang dan rendah hati lebih memikat daripada polesan lahiriah. Ester mengandalkan perkenanan Tuhan dan nasihat orang yang lebih berpengalaman. Sering kali kita gagal karena terlalu sibuk mempromosikan diri sendiri. Belajarlah untuk percaya bahwa jika Tuhan yang membuka jalan, perkenanan-Nya akan membuat kita "menarik" di mata orang yang tepat tanpa kita perlu memaksakannya.Mordekhai melarang Ester memberitahukan kebangsaannya, dan Ester tetap patuh. Ketaatan Ester kepada Mordekhai tidak berubah bahkan setelah ia menjadi ratu. Kesetiaan diuji saat kita berada di puncak. Banyak orang lupa diri saat sudah sukses atau naik jabatan. Ester tetap hormat dan taat pada otoritas yang membesarkannya. Selain itu, ada waktu untuk bicara dan ada waktu untuk diam. Milikilah hikmat untuk menjaga ucapan kita sampai Tuhan sendiri yang membuka waktu yang tepat untuk menyatakan kebenaran.Mordekhai berjasa menyelamatkan nyawa raja dengan membongkar rencana pembunuhan. Jasa itu dicatat dalam kitab sejarah, tetapi Mordekhai tidak langsung mendapat imbalan. Ia tetap duduk di pintu gerbang seperti biasa. Lakukanlah yang benar, meskipun belum ada yang menghargai kita. Terkadang kita merasa kecewa karena kebaikan kita seolah dilupakan. Namun, Tuhan tidak pernah lupa. Catatan di istana Persia mungkin tertutup sementara, tapi catatan di surga tetap terbuka. Tuhan membiarkan jasa Mordekhai "tersimpan" untuk waktu yang jauh lebih krusial nantinya. Percayalah pada waktu Tuhan.Refleksi:Bagaimana Tuhan memakai disiplin, kesabaran, dan proses panjang untuk membentuk seseorang sebelum ia dipakai secara signifikan?Apa makna keputusan Ester untuk tidak mengungkapkan identitasnya, dan bagaimana hal ini mengajarkan hikmat dalam waktu dan cara bersaksi?Bagaimana kisah ini menolong kita percaya bahwa Tuhan tetap bekerja bahkan ketika nama-Nya tidak disebut dan doa tidak dicatat?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena Engkau adalah Tuhan yang merancang masa depan kami melampaui keterbatasan latar belakang kami. Berikanlah kami hati yang rendah hati seperti Ester, yang tidak hanya mengandalkan keelokan luar tetapi juga ketaatan. Ajarlah kami untuk tetap setia melakukan yang benar meskipun dunia belum melihatnya, karena kami percaya mata-Mu selalu tertuju kepada kami. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

9 September 2026

Panggung Kemegahan Dunia

Kitab Ester adalah kitab yang sangat unik karena nama "Tuhan" tidak disebutkan satu kali pun di dalamnya. Namun, tangan Tuhan yang bekerja di balik layar sangat terasa. Kita memulai dengan sebuah pesta mewah di istana Persia yang menjadi awal dari skenario besar Tuhan.Dunia sering kali memamerkan kekuasaan dan kemewahannya, namun di balik itu semua, Tuhan sedang merajut rencana-Nya yang tidak terduga. Raja Ahasyweros mengadakan pesta selama 180 hari untuk memamerkan kekayaan dan kemuliaan kerajaannya. Segala sesuatu dibuat sangat mewah: tirai lenan, tiang marmer, dan piala emas. Ini adalah puncak kejayaan manusia. Jangan terpukau oleh apa yang berkilau di dunia. Kemegahan istana Ahasyweros hanyalah panggung sementara. Sering kali kita merasa kecil hati melihat kesuksesan orang yang tidak mengenal Tuhan, atau sebaliknya, kita menjadi sombong karena apa yang kita miliki. Ingatlah bahwa harta dan jabatan sehebat apa pun tidak bisa menjamin kedamaian hati atau masa depan yang kekal.Masalah dimulai ketika Raja, dalam keadaan mabuk anggur, memerintahkan Ratu Wasti untuk datang pamer kecantikan di depan para tamu. Wasti menolak. Penolakan ini melukai harga diri raja. Emosi menguasai logika, dan sebuah keputusan drastis diambil hanya karena amarah yang tersulut. Hati-hatilah dengan amarah dan harga diri yang terluka. Banyak kehancuran dalam keluarga atau hubungan terjadi bukan karena masalah besar, tapi karena ego yang tidak mau mengalah. Raja Ahasyweros memiliki segalanya, tapi ia tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri. Kekuatan sejati bukanlah menguasai kerajaan, melainkan menguasai diri (Amsal 16:32).Raja mengikuti saran para penasihatnya untuk memecat Wasti dan mengeluarkan undang-undang di seluruh Persia. Bagi manusia, ini tampak seperti drama rumah tangga istana yang buruk. Namun, secara teologis, inilah cara Tuhan mengosongkan "posisi" Ratu agar Ester bisa masuk ke sana nantinya. Tuhan bekerja bahkan dalam situasi yang tampak salah atau kacau. Kadang kita mengalami kejadian yang tidak adil atau situasi yang berantakan, dan kita bertanya, "Di mana Tuhan?". Tuhan bisa memakai kesalahan manusia, keputusan politik, bahkan amarah seorang raja untuk menempatkan bidak-bidak rencana-Nya di posisi yang tepat. Percayalah, Tuhan sedang mengatur "panggung" untuk pertolongan kita.Para penasihat raja takut jika tindakan Wasti ditiru oleh perempuan lain, maka mereka membuat hukum yang kaku. Mereka mencoba mengatur "hormat" melalui undang-undang. Kasih dan hormat tidak bisa dipaksakan dengan aturan. Hubungan yang sehat, baik dalam keluarga maupun gereja, dibangun di atas kasih dan penghargaan tulus, bukan paksaan atau tuntutan kekuasaan. Jangan menjadi pribadi yang hanya menuntut hak dan rasa hormat, tetapi jadilah pribadi yang memberikan kasih terlebih dahulu.Refleksi:Mengapa manusia sering tergoda untuk mengukur nilai diri dan keberhasilan dari kemewahan dan pengakuan publik?Apa peran minuman keras dan tekanan sosial dalam melemahkan hikmat serta penguasaan diri seseorang?Bagaimana nasihat para pembesar yang berorientasi pada kepentingan diri dapat menyesatkan pemimpin dari keadilan dan kebenaran?Doa:Allah Bapa, ajarlah kami untuk tidak terpukau oleh kemewahan dunia yang sementara. Tolonglah kami agar dapat menguasai diri dan tidak dikuasai oleh ego atau amarah. Kami percaya, bahkan saat keadaan tampak membingungkan atau tidak adil, Engkau sedang bekerja di balik layar untuk mendatangkan kebaikan bagi umat-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.