Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

29 Juni 2026

Ketaatan dalam Penolakan

Daud duduk di istananya yang megah dari kayu aras dan merasa tidak nyaman. Ia merasa tidak pantas tinggal di istana sementara Tabut Allah hanya berada di dalam kemah. Daud berniat membangun sebuah rumah (Bait Suci) yang permanen bagi Tuhan. Niat ini sangat mulia, namun jawaban Tuhan melalui nabi Natan sungguh mengejutkan.Daud ingin membangunkan sebuah "rumah" bagi Tuhan, tetapi Tuhan menjawab bahwa Dialah yang akan membangun "rumah" (garis keturunan/kerajaan) bagi Daud. Seringkali kita begitu bersemangat melakukan sesuatu "untuk" Tuhan sampai kita lupa bertanya apa yang sedang Tuhan kerjakan "bagi" kita. Tuhan menolak rencana Daud bukan karena Tuhan tidak senang, tetapi karena rencana Tuhan jauh lebih luas. Tuhan tidak mencari bangunan fisik, melainkan Ia sedang membangun sebuah dinasti yang akan berujung pada kedatangan Mesias, Yesus Kristus, yang takhta-Nya akan kokoh selama-lamanya.Bagaimana reaksi Daud saat niat baiknya ditolak? Ia tidak marah atau merasa rendah diri. Sebaliknya, Daud masuk ke dalam kehadiran Tuhan, duduk di hadapan-Nya, dan berdoa dengan penuh kerendahan hati: "Siapakah aku ini, ya TUHAN Allah…?". Ini adalah sebuah ujian karakter. Kedewasaan rohani kita terlihat saat kita tetap menyembah Tuhan bahkan ketika Dia berkata "Tidak" pada rencana kita. Daud menerima bahwa perannya bukanlah sebagai pembangun, melainkan sebagai penerima janji. Kadang, peran kita hanyalah menyiapkan jalan bagi generasi berikutnya (seperti Salomo) untuk menyelesaikan apa yang kita mulai.Daud berani berdoa dengan penuh keyakinan di bagian akhir pasal ini karena ia mendasarkan doanya pada Janji Tuhan, bukan pada keinginannya sendiri. Ia berkata, "Sebab Engkau, ya Allahku, telah menyatakan kepada hamba-Mu ini, bahwa Engkau akan membangunkan rumah baginya…" Doa yang kuat adalah doa yang mengutip kembali janji Allah. Ketika kita tahu bahwa Allah telah berjanji, kita tidak perlu ragu. Kita bisa melangkah dengan tenang karena masa depan kita tidak bergantung pada bangunan yang kita dirikan, melainkan pada janji yang Allah tetapkan.Refleksi:Apa perbedaan antara penolakan Tuhan dan kegagalan menurut cara pandang manusia?Apa yang kita pelajari dari doa Daud yang penuh kerendahan hati dan kekaguman setelah menerima penolakan?Bagaimana ketaatan Daud dalam penolakan membuka jalan bagi generasi berikutnya untuk menggenapi rencana Tuhan?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena rencana-Mu jauh melampaui apa yang bisa kami pikirkan atau kami bayangkan. Ajarlah kami untuk memiliki hati yang rela saat rencana pribadi kami tidak sejalan dengan rencana-Mu. Kami bersyukur bahwa Engkau yang membangun hidup kami, bukan kami yang membangun untuk-Mu. Biarlah kehendak-Mu saja yang jadi. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

28 Juni 2026

Hidup yang Bersyukur

Setelah Tabut Allah berhasil ditempatkan di dalam kemah di Yerusalem, Daud memimpin bangsa itu dalam sebuah perayaan syukur yang luar biasa. Ini adalah "Nyanyian Syukur" pertama yang dipercayakan Daud kepada Asaf dan rekan-rekan sekerjanya. Melalui nyanyian ini, kita belajar bahwa puji-pujian bukan sekadar nyanyian, melainkan pengakuan atas siapa Allah dan apa yang telah Ia lakukan.Daud mengajak umat untuk "mengingat perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan Tuhan". Adakalanya kegelisahan kita muncul karena kita terlalu fokus pada masalah hari ini dan melupakan kesetiaan Tuhan di masa lalu. Bersyukur dimulai dengan ingatan. Ketika kita menghitung berkat dan keajaiban yang pernah Tuhan kerjakan dalam hidup kita, hati kita akan dipenuhi dengan keberanian untuk menghadapi masa depan.Penyembahan Daud tidak bersifat tertutup. Ia berkata, "Beritahukanlah perbuatan-perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa". Syukur kita seharusnya menular. Saat kita memuji Tuhan, kita sedang bersaksi kepada dunia bahwa Tuhan itu baik. Demikian juga ibadah kita tidak boleh berhenti di dalam gedung gereja atau ruang doa pribadi. Gaya hidup yang bersyukur adalah kesaksian yang kuat bagi orang-orang di sekitar kita yang belum mengenal Tuhan.Nyanyian ini menekankan: "Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!". Daud tahu bahwa kebahagiaan sejati bukan karena ia menjadi raja atau karena ia memiliki istana yang megah, melainkan karena kehadiran (Tabut) Allah ada di tengah-tengah mereka. Banyak orang mencari "tangan" Tuhan (berkat-Nya), tetapi sedikit yang mencari "wajah" Tuhan (kehadiran-Nya). Sebuah pertanyaan bagi diri kita: apakah kita merindukan Tuhan karena siapa Dia, atau hanya karena apa yang bisa Dia berikan bagi kita?Setelah pesta perayaan berakhir, Daud meninggalkan Asaf dan saudara-saudaranya untuk melayani di hadapan Tabut itu "tetap setiap hari”. Penyembahan bukan hanya momen emosional sesaat saat perayaan besar. Penyembahan sejati adalah ketekunan melakukan tugas sehari-hari dengan hati yang memuliakan Tuhan. Konsistensi dalam pelayanan kecil sama berharganya dengan sorak-sorai dalam perayaan besar.Refleksi:Bagaimana isi nyanyian Daud menolong kita memahami bahwa syukur berakar pada siapa Allah itu, bukan hanya pada apa yang Ia berikan?Bagaimana mengingat perbuatan Tuhan di masa lalu menolong kita tetap bersyukur di masa kini?Bagaimana hidup yang bersyukur memengaruhi cara kita beribadah, bekerja, dan berelasi dengan sesama?Doa:Allah Bapa, terima kasih untuk kehadiran-Mu dalam hidup kami. Biarlah mulut kami selalu penuh dengan puji-pujian dan hati kami selalu ingat akan perbuatan-Mu yang ajaib. Ajarlah kami untuk mencari wajah-Mu senantiasa dan melayani-Mu dengan setia, baik dalam keramaian maupun dalam kesunyian hidup kami sehari-hari. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.