Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

13 Juli 2026

Kehormatan dan Ketelitian

Langkah awal Salomo dalam mewujudkan impian ayahnya, yaitu membangun Bait Suci bagi Tuhan. Sebuah visi besar dieksekusi dengan perencanaan yang matang, kerja sama yang luas, dan kesadaran akan keagungan Tuhan. Membangun sesuatu bagi Tuhan, apakah itu gereja, keluarga yang takut akan Tuhan, atau pelayanan, membutuhkan lebih dari sekadar semangat. Salomo menunjukkan kepada kita bahwa pembangunan rohani harus dilakukan dengan kualitas terbaik.Salomo menyatakan sebuah prinsip dalam ayat 5: "Dan rumah yang hendak kudirikan itu harus besar, sebab Tuhan kami lebih besar dari segala tuhan." Salomo tidak sedang pamer kemewahan; ia sedang berusaha menyesuaikan kualitas pekerjaannya dengan keagungan Tuhan. Seringkali kita memberikan "sisa-sisa" bagi Tuhan, sisa waktu, sisa tenaga, atau kerja yang asal-asalan. Salomo mengingatkan kita bahwa jika Tuhan kita luar biasa, maka pelayanan kita pun harus mencerminkan kehebatan-Nya. Lakukanlah segala sesuatu dengan standar keunggulan (excellence) sebagai bentuk penyembahan kepada-Nya.Meskipun Salomo adalah raja yang sangat kaya, ia tetap memiliki kerendahan hati. Ia bertanya: "Tetapi siapa yang mampu mendirikan suatu rumah bagi-Dia, sedangkan langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit pun tidak dapat memuat Dia?" (ayat 6) Salomo sadar bahwa bangunan fisik tidak akan pernah bisa membatasi Tuhan. Ia tahu bahwa ia hanyalah seorang manusia yang diberikan hak istimewa untuk melayani. Jangan pernah merasa bahwa Tuhan "beruntung" karena memiliki kita atau pelayanan kita. Sebaliknya, kitalah yang sangat beruntung diizinkan ikut serta dalam rencana besar-Nya.Salomo menjalin kerja sama dengan Hiram, raja Tirus yang non-Israel (ayat 3-16). Melalui suratnya, Salomo bersaksi tentang Tuhan, sehingga Hiram pun memuji Tuhan Israel (ayat 12). Saat kita bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan kasih, orang-orang dunia harus bisa melihat bahwa "Allah kita luar biasa". Jadilah saksi Kristus melalui kualitas kerja dan karakter kita di tempat kerja atau lingkungan umum.Satu daftar jumlah pekerja yang besar: 70.000 kuli, 80.000 tukang pahat, dan 3.600 pengawas (ayat 18). Bait Suci tidak berdiri karena Salomo sendirian; itu berdiri karena ribuan tangan yang setia mengerjakan bagiannya masing-masing. Dalam Kerajaan Tuhan, tidak ada peran yang kecil. Tukang pahat di gunung sama pentingnya dengan raja di istana. Hargailah setiap orang yang terlibat dalam hidup atau pelayanan kita. Tuhan memperhatikan setiap tetes keringat mereka yang bekerja dengan setia di balik layar.Refleksi:Apa hubungan antara ketelitian dalam perencanaan dan sikap hormat kepada Tuhan?Dalam pelayanan atau pekerjaan, di area mana kita cenderung kurang teliti karena menganggapnya hal kecil?Apa yang dapat kita pelajari dari cara Salomo bekerja sama dengan bangsa lain tanpa mengorbankan kehormatan bagi TUHAN?Doa:Allah Bapa, Engkaulah Tuhan yang Maha Agung. Ajarlah kami untuk melayani-Mu dengan standar yang terbaik dalam setiap pekerjaan kami hari ini. Jauhkan kami dari kesombongan, dan biarlah hidup kami menjadi kesaksian bagi orang-orang di sekitar kami. Terima kasih karena Engkau mengizinkan kami menjadi bagian dari pembangunan Kerajaan-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

12 Juli 2026

Prioritas

Setelah melewati masa transisi dari Daud, Salomo kini berdiri sebagai raja. Hal pertama yang ia lakukan bukanlah memperkuat militer atau membangun istana, melainkan mencari Tuhan. Salomo memahami bahwa jabatan raja adalah tanggung jawab yang besar, bukan sekadar fasilitas kemewahan. Salomo pergi ke bukit pengorbanan di Gibeon karena di sanalah Kemah Pertemuan Tuhan berada. Meskipun ia sudah menjadi raja yang kuat, ia tahu bahwa sumber kekuatannya bukan pada takhta, melainkan pada persekutuan dengan Tuhan. Apa hal pertama yang kita cari saat memulai tugas baru atau memulai hari? Sering kali kita langsung terjun ke dalam kesibukan tanpa membawa "persembahan" syukur dan permohonan hikmat kepada Tuhan. Salomo mengajarkan kita untuk meletakkan ibadah sebagai fondasi dari setiap kesuksesan.Ketika Tuhan menampakkan diri dan berkata, "Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu", Salomo tidak meminta kekayaan, umur panjang, atau kematian musuhnya. Ia meminta hikmat dan pengertian. Salomo sadar akan keterbatasannya: "Siapakah yang dapat menghakimi umat-Mu yang besar ini?" Ini adalah kerendahan hati yang luar biasa. Doa yang dijawab Tuhan adalah doa yang berfokus pada bagaimana kita bisa menjadi berkat bagi orang lain dan bagaimana kita bisa menjalankan tanggung jawab kita dengan benar.Karena Salomo mencari hikmat untuk melayani umat Tuhan, Tuhan justru memberikan kepadanya apa yang tidak ia minta: kekayaan, harta benda, dan kemuliaan yang melampaui raja-raja mana pun. Ini adalah prinsip yang kekal: Ketika kita memprioritaskan kepentingan Kerajaan Tuhan, Tuhan akan mencukupkan segala kebutuhan kita. Saat fokus kita adalah menyenangkan hati Tuhan, berkat-berkat lainnya akan mengikuti sebagai dampak dari penyertaan-Nya.Meskipun kekayaan Salomo yang luar biasa, termasuk kuda-kuda dari Mesir adalah bukti berkat Tuhan, sejarah kemudian mencatat bahwa di sinilah celah bagi Salomo mulai muncul, ketika ia mulai mengandalkan kekuatan militer dan kemewahan. Berkat Tuhan harus dikelola dengan hati yang tetap melekat pada Sang Pemberi, bukan pada pemberian-Nya. Jangan sampai kesuksesan yang Tuhan berikan justru membuat kita perlahan-lahan menjauh dari-Nya.Refleksi:Jika kita berada di posisi Salomo dan diberi kebebasan meminta apa saja, apa yang kemungkinan besar akan kita minta dan mengapa?Mengapa Tuhan berkenan pada permintaan Salomo, dan apa yang di ajarkan tentang prioritas yang menyenangkan hati Tuhan?Bagaimana reaksi Tuhan terhadap prioritas Salomo menolong kita melihat urutan yang benar antara hal rohani dan materi?Doa:Allah Bapa, berikanlah kami hati yang seperti Salomo, yang merindukan hikmat-Mu lebih dari segala harta di dunia ini. Ajarlah kami untuk selalu rendah hati dan sadar bahwa tanpa hikmat-Mu, kami tidak sanggup menjalankan tugas dan tanggung jawab kami. Kiranya hidup kami selalu memprioritaskan Engkau, dan biarlah segala berkat yang Engkau berikan hanya kami gunakan untuk kemuliaan-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.