Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

19 Mei 2026

Kesementaraan Kekuasaan Manusia

Kisah Zakharia, yang hanya memerintah selama enam bulan sebelum dibunuh, mengingatkan kita tentang kesementaraan kekuasaan manusia di dunia ini. Tak peduli seberapa besar atau lama seseorang memegang jabatan, kuasa manusia bersifat sementara dan rapuh. Waktu dan kehendak Tuhanlah yang menentukan masa jabatan dan keberlangsungan kekuasaan itu.Zakharia naik takhta pada usia yang relatif muda, namun pemerintahannya sangat singkat. Dia dibunuh hanya dalam enam bulan. Ini menjadi gambaran nyata bahwa kekuasaan manusia tidaklah kekal.Kita sering terjebak dalam mengejar jabatan, kuasa, atau posisi sosial, namun Alkitab mengingatkan bahwa semua itu hanyalah titipan sementara. Tuhanlah yang memegang kendali terakhir atas sejarah dan kehidupan manusia. Apa yang tampak kuat hari ini, bisa hilang dengan cepat esok hari.Hal ini bukan untuk membuat kita takut atau putus asa, tetapi justru mengajak kita untuk memperhitungkan kekekalan dan nilai yang abadi, yaitu hidup yang taat kepada Tuhan dan meninggalkan warisan rohani yang baik.Fokuslah membangun kehidupan yang kekal dengan beriman dan taat kepada Tuhan. Gunakan posisi dan kesempatan yang ada untuk melayani dengan rendah hati, sebab itu adalah titipan dari Tuhan yang harus dipertanggungjawabkan. Kekuasaan dan posisi dunia ini seperti bayangan yang cepat berlalu, namun hidup dalam ketaatan kepada Tuhan adalah warisan yang kekal. Mari kita jalani setiap peran dan jabatan dengan penuh tanggung jawab dan kerendahan hati, menyadari bahwa Tuhanlah Raja sejati atas segala sesuatu.Refleksi:Bagaimana menunjukkan bahwa kekuasaan manusia itu bersifat sementara?Apa perbedaan antara kekuasaan manusia dan kekuasaan Allah menurut Anda?Bagaimana kita dapat membangun hidup yang berfokus pada nilai kekal, bukan sekadar kekuasaan duniawi?Doa:Allah Bapa, ajarkan kami untuk tidak terbuai oleh kekuasaan dunia yang sementara. Tolong kami untuk hidup setia dan bijaksana dalam setiap peran kami memandang kepada-Mu sebagai Raja yang kekal. Berikan kami hati yang rendah dan tekad untuk meninggalkan warisan yang berkenan di hadapan-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

18 Mei 2026

Paradoks Kedaulatan Ilahi

Dalam kisah pemerintahan raja Zakharia bin Yerobeam, kita melihat sesuatu yang membingungkan namun penting secara teologis: Zakharia hanya memerintah enam bulan, dibunuh secara tragis, dan tidak hidup berkenan kepada Tuhan. Namun, hal itu justru menjadi penggenapan janji Tuhan kepada Yehu bahwa keturunannya akan memerintah sampai generasi keempat (2 Raja 10:30).Inilah paradoks kedaulatan ilahi: Tuhan tetap menggenapi janji-Nya meskipun manusia gagal. Tuhan tidak tergantung pada keberhasilan manusia untuk melaksanakan rencana-Nya, tetapi Dia tetap menggunakan manusia di dalam rencana-Nya.Zakharia adalah keturunan keempat dari Yehu. Meskipun hidupnya jauh dari kehendak Tuhan, dia tetap diberi kesempatan naik takhta. Namun, karena ketidaktaatannya, dia dibunuh oleh Salum, dan berakhirlah garis keturunan Yehu. Di satu sisi, ini terlihat tragis. Tapi dari sisi lain, janji Tuhan kepada Yehu digenapi dengan tepat.Di sinilah letak paradoksnya: Kedaulatan Allah bekerja di tengah kebebasan manusia, meskipun manusia tidak setia. Allah tidak melanggar kehendak bebas manusia, tapi tetap membawa rencana-Nya tergenapi. Ini membuktikan bahwa Tuhan berdaulat atas sejarah, bahkan di tengah kegagalan dan kekacauan manusia.Jangan pernah meragukan kedaulatan Tuhan hanya karena keadaan tampak tidak masuk akal. Tuhan bisa bekerja melalui orang benar maupun orang berdosa, melalui kemenangan maupun kehancuran. Yang penting adalah kita tetap taat dan percaya bahwa segala sesuatu ada dalam kendali-Nya. Meskipun kita melihat kegagalan dalam kepemimpinan, politik, atau bahkan kehidupan rohani, ingatlah bahwa Tuhan tetap bekerja, rencana Allah tidak pernah gagal.Jangan pernah meragukan kedaulatan Tuhan hanya karena keadaan tampak tidak masuk akal. Tuhan bisa bekerja melalui orang benar maupun orang berdosa, melalui kemenangan maupun kehancuran. Yang penting adalah kita tetap taat dan percaya bahwa segala sesuatu ada dalam kendali-Nya.Refleksi:Apakah pernah mengalami situasi di mana keputusan manusia tampaknya bertentangan dengan kehendak Tuhan, tapi ternyata Tuhan tetap bekerja?Apa peran doa dan usaha manusia dalam menjalani kedaulatan Tuhan?Bagaimana kita dapat hidup dengan iman dan tetap aktif bertindak, sekaligus menyerahkan hasilnya kepada kedaulatan Tuhan?Doa:Allah Bapa, di tengah ketidakpastian dan kegagalan manusia, kami percaya Engkau tetap berdaulat. Tolong kami untuk hidup dalam ketaatan, percaya bahwa janji dan rencana-Mu tidak pernah gagal. Pakailah hidup kami sebagai bagian dari kisah-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.