Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

4 Juli 2026

Masa Hidup Kita

Seringkali kita hanya ingin mengerjakan sesuatu jika kita sendiri yang bisa menikmatinya atau mendapatkan pujian darinya. Daud mengajarkan kita sebuah perspektif yang berbeda bahwa pelayanan tidak mementingkan diri sendiri. Daud sadar bahwa Salomo, anaknya, masih muda dan kurang pengalaman, sementara rumah yang harus dibangun bagi Tuhan haruslah luar biasa megah. Oleh karena itu, Daud berkata, "Aku hendak mengadakan persediaan baginya." Sebelum ia mati, Daud menyediakan bahan bangunan, emas, perak, dan tenaga ahli dalam jumlah yang melimpah. Kesuksesan sejati adalah ketika kita mampu mempersiapkan orang lain untuk melampaui pencapaian kita.Tuhan menegaskan kepada Daud bahwa ia adalah seorang prajurit yang telah banyak menumpahkan darah, sehingga tugas membangun Bait Suci yang melambangkan damai sejahtera diberikan kepada Salomo. Daud menerima keputusan ini tanpa rasa iri. Kita perlu belajar untuk menerima batasan yang Tuhan tetapkan. Ada masanya kita menjadi "pembuka jalan" (pioneer) yang penuh perjuangan, dan ada masanya kita menjadi "pembangun" yang menikmati kedamaian. Keduanya sama pentingnya di mata Tuhan. Jangan memaksakan peran yang bukan bagian kita, tetapi kerjakanlah bagian kita dengan maksimal.Pesan Daud kepada Salomo bahwa keberhasilan Salomo tidak ditentukan oleh banyaknya emas atau kuatnya pasukan, melainkan oleh ketaatannya pada Firman Tuhan. "Maka engkau akan beruntung, jika engkau melakukan dengan setia ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum yang diperintahkan TUHAN”. Keberuntungan atau "sukses" dalam kamus Tuhan selalu berkaitan dengan ketaatan. Dunia mungkin menawarkan banyak cara untuk berhasil, tetapi bagi orang beriman, tidak ada jalan pintas menuju berkat Tuhan selain hidup sesuai dengan kehendak-Nya.Persiapan yang matang dan rencana yang hebat tidak akan berarti apa-apa tanpa tindakan nyata. Tuhan memanggil kita untuk bangkit dan mulai bekerja. Kerjakan apa yang ada di depan mata kita dengan keyakinan bahwa penyertaan Tuhan menyertai setiap langkah ketaatan kita.Refleksi:Dalam hal apa kita dipanggil untuk menanam dan mempersiapkan, bukan menuai atau menyelesaikan?Bagaimana sikap Daud terhadap Salomo menunjukkan tanggung jawab antar generasi dalam rencana Tuhan?Bagaimana kita memandang keterbatasan usia, kekuatan, atau kesempatan sebagai hambatan atau sebagai bagian dari hikmat Tuhan?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena hidup kami adalah bagian dari rencana besar-Mu yang melampaui masa kami sendiri. Ajarlah kami untuk menjadi pribadi yang tidak egois, yang rela mempersiapkan jalan bagi keberhasilan orang lain. Berikanlah kami keberanian untuk bangkit dan bekerja melakukan kehendak-Mu, dengan percaya bahwa penyertaan-Mu sempurna bagi kami. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

3 Juli 2026

Menuju Mezbah Anugerah

Daud melakukan kesalahan besar dengan memerintahkan pendaftaran (sensus) pasukan Israel. Mengapa hal ini dianggap berdosa? Karena dengan menghitung kekuatan militer, Daud mulai memindahkan kepercayaannya dari kuasa Tuhan kepada jumlah manusia. Ia mulai merasa bahwa keamanan Israel bergantung pada berapa banyak pedang yang ia miliki.Kali ini Iblis membujuk Daud bukan untuk melakukan perzinaan atau pembunuhan, melainkan melalui kesombongan. Daud ingin mengetahui seberapa besar prestasinya. Godaan yang berbahaya seringkali bukan tawaran untuk berbuat jahat secara terang-terangan, melainkan bisikan untuk mulai mengandalkan diri sendiri. Saat kita merasa sukses dan mulai menghitung "prestasi" kita sebagai jaminan masa depan, di situlah kita sedang melangkah menjauh dari Tuhan.Ketika Daud menyadari kesalahannya, ia mengaku dengan jujur: "Aku telah sangat berdosa...". Namun, dosa tetap memiliki konsekuensi. Daud diberi tiga pilihan hukuman dan ia memilih untuk jatuh ke dalam "tangan Tuhan" karena ia tahu kasih setia Tuhan sangat besar. Pengampunan Tuhan tidak selalu berarti penghapusan konsekuensi. Daud harus melihat bangsanya menderita karena kesalahannya. Sebagai pemimpin (dalam keluarga, pekerjaan, atau pelayanan), keputusan kita berdampak pada orang lain. Mintalah hikmat agar kita tidak mengambil langkah egois yang merugikan orang-orang di sekitar kita.Momen yang menyentuh adalah ketika Daud hendak mempersembahkan korban di tempat pengirikan Ornan. Ornan ingin memberikannya secara gratis, tetapi Daud menolak dengan kalimat: "Bukan, melainkan aku mau membelinya dengan harga penuh, sebab aku tidak mau mengambil milikmu untuk TUHAN dan mempersembahkan korban bakaran dengan tidak membayar apa-apa.”. Daud belajar bahwa ibadah sejati menuntut pengorbanan yang nyata. Jangan memberikan kepada Tuhan hanya "sisa-sisa" waktu, sisa tenaga, atau sisa uang kita. Ibadah yang menyentuh hati Tuhan adalah ibadah yang keluar dari ketulusan dan pengorbanan yang kita rasakan nilainya.Tempat pengirikan Ornan inilah yang nantinya menjadi lokasi berdirinya Bait Suci (Gunung Moria). Di tempat di mana hukuman Tuhan berhenti, di situlah rumah Tuhan didirikan. Kegagalan kita tidak harus menjadi akhir dari segalanya. Di tengah penyesalan Daud, Tuhan menyediakan tempat untuk pemulihan. Tuhan sanggup mengubah tempat penderitaan kita menjadi mezbah penyembahan yang indah jika kita datang kepada-Nya dengan hati yang hancur.Refleksi:Apa makna pilihan Daud untuk jatuh ke tangan Tuhan daripada ke tangan manusia?Mengapa Daud menolak mempersembahkan korban yang “tidak berharga” (tanpa biaya)?Bagaimana mezbah di tempat pengirikan Ornan menjadi lambang pertemuan antara keadilan dan anugerah Tuhan?Doa:Allah Bapa, ampuni kami jika seringkali hati kami mulai sombong dan mengandalkan kekuatan kami sendiri. Ajarlah kami untuk tetap rendah hati saat berada di puncak keberhasilan. Terima kasih karena di tengah kegagalan kami, Engkau menyediakan mezbah pengampunan. Kami ingin memberikan yang terbaik bagi-Mu, karena Engkau telah memberikan segalanya bagi kami. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.