Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

23 Agustus 2026

Hati bagi Firman

Setelah Bait Suci selesai dibangun, Tuhan mengutus Ezra untuk membangun "Bait Suci rohani", yaitu hati dan pemahaman umat melalui pengajaran Firman Tuhan. Kunci keberhasilan Ezra bukan terletak pada jabatannya atau kedekatannya dengan raja, melainkan pada kualitas hubungan pribadinya dengan Firman Tuhan.Beberapa kali dikatakan: "Tangan TUHAN, Tuhannya, melindungi dia". Ezra melakukan perjalanan berbahaya dari Babel ke Yerusalem selama empat bulan dengan membawa banyak harta, namun ia selamat. Mengapa? Karena Ezra menaruh kebergantungannya sepenuhnya pada Tuhan. Perlindungan terbaik dalam hidup bukanlah asuransi atau koneksi manusia, melainkan penyertaan Tuhan. Saat kita berjalan dalam kehendak Tuhan, "Tangan-Nya" akan menjadi pagar yang melindungi kita dari berbagai ancaman. Tiga langkah yang dilakukan Ezra:Meneliti (Belajar): Ia tidak puas dengan pemahaman yang dangkal; ia menggali Firman.Melakukan: Ia bukan hanya seorang pengajar teori; ia mempraktikkan apa yang ia pelajari.Mengajar: Setelah ia menghidupinya, barulah ia membagikannya kepada orang lain.Integritas lahir dari keselarasan antara pengetahuan dan tindakan. Banyak dari kita senang belajar Firman, tetapi sulit melakukannya. Atau, kita ingin mengajar orang lain, tetapi hidup kita sendiri tidak mencerminkan apa yang kita ajarkan. Jadilah seperti Ezra yang "menetapkan hati”, sebuah keputusan yang sengaja dan disiplin untuk hidup sesuai Firman.Raja Artahsasta memberikan surat kuasa, dana yang besar, dan kebebasan bagi Ezra. Mengapa seorang raja kafir begitu percaya kepada Ezra? Karena ia melihat hikmat Tuhan dalam diri Ezra. Ketaatan kita kepada Tuhan akan membuat kita menjadi saksi yang berpengaruh di hadapan dunia. Saat kita hidup dengan standar kebenaran Tuhan, dunia akan melihat perbedaan itu. Kita tidak perlu memaksakan diri untuk dihormati; hiduplah dalam hikmat Tuhan, maka Dia yang akan membukakan pintu-pintu kesempatan bagi kita.Setelah menerima semua kemudahan dari raja, Ezra tidak menjadi sombong. Ia justru memuji Tuhan: "Terpujilah TUHAN, Tuhan nenek moyang kita, yang dengan demikian menggerakkan hati raja...". Ezra tahu betul bahwa semua kemudahan itu bukan karena kehebatannya bernegosiasi, melainkan karena kasih setia Tuhan. Selalu kembalikan kemuliaan kepada Tuhan. Saat kita meraih sukses, mendapatkan promosi, atau berhasil menyelesaikan tugas berat, ingatlah untuk berhenti sejenak dan berkata, "Terpujilah Tuhan." Jangan biarkan kesuksesan membuat kita lupa pada Sumber dari segala berkat tersebut.Refleksi:Apa yang membedakan Ezra sebagai pemimpin rohani dibandingkan tokoh-tokoh lain pada masanya?Mengapa urutan belajar – melakukan – mengajarkan sangat penting dalam kehidupan rohani?Apa bahaya mengajarkan firman tanpa terlebih dahulu menghidupinya?Doa:Allah Bapa, terima kasih atas teladan hidup Ezra. Berikanlah kami hati yang haus akan Firman-Mu. Tolonglah kami agar tidak hanya menjadi pendengar atau pembaca saja, tetapi menjadi pelaku Firman yang setia. Biarlah hikmat-Mu terpancar melalui karakter kami sehingga nama-Mu dipermuliakan di tempat kami berada. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

22 Agustus 2026

Musuh yang Menjadi Penopang

Setelah bertahun-tahun menghadapi fitnah, intimidasi, dan penghentian paksa, mereka akhirnya menyaksikan bagaimana Tuhan membalikkan keadaan secara spektakuler. Ketika Tuhan bertindak, musuh pun bisa diubah menjadi saluran berkat.Raja Darius memerintahkan penyelidikan di gedung arsip, dan secara luar biasa, piagam Raja Koresh ditemukan di istana Ahmeta. Dokumen yang sempat "hilang" atau diabaikan selama bertahun-tahun itu ditemukan tepat pada waktunya untuk membela umat Tuhan. Tuhan tidak pernah melupakan janji-Nya, meski dunia melupakannya. Kita mungkin merasa kebenaran tentang diri kita tersembunyi, atau janji Tuhan seolah terkubur oleh birokrasi dan masalah. Yakinlah bahwa Tuhan sanggup memunculkan kembali "dokumen" atau pembelaan bagi kita di saat yang tepat. Apa yang Tuhan sudah tetapkan bagi kita, tidak akan bisa hilang.Raja Darius bukan hanya mengizinkan pembangunan dilanjutkan, tetapi ia memerintahkan musuh-musuh Yahudi (Tatnai dan kawan-kawannya) untuk membiarkan pekerjaan itu dan bahkan membiayainya dari pajak daerah mereka. Mereka bahkan harus menyediakan hewan kurban setiap hari. Tuhan sanggup memakai "lawan" untuk menjadi "kawan". Jangan habiskan energi kita untuk membenci atau takut kepada orang yang menghalangi kita. Fokuslah pada ketaatan. Tuhan mampu mengubah situasi sedemikian rupa sehingga orang-orang yang sebelumnya menentang kita, justru menjadi orang-orang yang membantu menyukseskan rencana Tuhan dalam hidup kita.Setelah Bait Suci selesai, mereka merayakan pentahbisan dengan sukacita dan mengadakan Paskah, dan yang merayakan Paskah bukan hanya orang yang pulang dari pembuangan, tetapi juga orang-orang yang telah "memisahkan diri dari kecemaran bangsa-bangsa”. Sukacita sejati lahir dari kekudusan. Pemulihan fisik (gedung Bait Suci) tidak lengkap tanpa pemulihan hati (pengudusan diri). Tuhan ingin kita tidak hanya menikmati berkat-Nya, tetapi juga menjaga diri kita murni di tengah dunia yang cemar. Pemisahan diri dari dosa adalah syarat untuk bisa menikmati persekutuan yang manis dengan Tuhan."Sebab TUHAN telah membuat mereka bersukacita; Ia telah memalingkan hati raja negeri Asyur kepada mereka". Segala jerih payah, tangis, dan keringat selama bertahun-tahun digantikan dengan tawa karena Tuhan yang bekerja. Mungkin hari ini kita sedang berada di tengah proses "pembangunan" yang melelahkan. Tetaplah setia. Hari pentahbisan itu akan datang. Saat itu tiba, kita akan menyadari bahwa setiap tantangan yang kita lalui hanyalah latar belakang untuk menunjukkan betapa besarnya kuasa dan kasih setia Tuhan.Refleksi:Bagaimana tindakan Tuhan menunjukkan bahwa Ia sanggup membalikkan ancaman menjadi berkat?Mengapa musuh bukan hanya dihentikan, tetapi justru diwajibkan menopang pekerjaan Tuhan?Apa peran ketaatan umat yang terus bekerja meskipun berada di bawah tekanan dan pengawasan?Doa:Allah Bapa, kami takjub melihat cara-Mu membalikkan keadaan. Terima kasih karena Engkau adalah Tuhan yang membela umat-Mu. Berikanlah kami ketekunan untuk terus membangun bagian hidup kami yang rusak, dan biarlah kami tetap rendah hati saat melihat kemenangan demi kemenangan yang Engkau berikan. Biarlah hidup kami menjadi Bait-Mu yang kudus dan penuh sukacita. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.