Selamat datang di GKY Gerendeng!
Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Visi dan Misi Gereja
Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.
Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.
CREED
QT Terbaru
11 Juli 2026
Segalanya Adalah Milik Tuhan
Sebelum Daud mengakhiri masa hidupnya, ia memanggil seluruh jemaat untuk memberikan persembahan bagi pembangunan Bait Suci. Respon yang muncul adalah sebuah gelombang kemurahan hati yang luar biasa. Daud tidak hanya memerintah rakyat untuk memberi; ia memberi terlebih dahulu. Ia memberikan harta pribadinya berupa emas dan perak dalam jumlah yang sangat besar karena cintanya kepada Rumah Tuhan. Kepemimpinan dan pengaruh yang kuat lahir dari keteladanan. Baik dalam keluarga, gereja, atau pekerjaan, jika kita ingin orang lain menjadi murah hati atau bersemangat, kita harus menjadi orang pertama yang menunjukkan sikap tersebut. Kesungguhan kita akan memicu kesungguhan orang lain.Di tengah kelimpahan persembahan yang terkumpul, Daud tidak sombong. Sebaliknya, ia berkata: "Sebab siapakah aku ini dan siapakah bangsaku, sehingga kami mampu memberikan persembahan sukarela seperti ini? Sebab dari pada-Mulah segala-galanya dan dari tangan-Mu sendirilah persembahan yang kami berikan kepada-Mu.” Ini adalah perspektif iman yang benar tentang harta: Kita bukan pemilik, melainkan pengelola. Segala sesuatu yang kita miliki, kesehatan, talenta, kekayaan, berasal dari Tuhan. Saat kita memberi kepada Tuhan, kita sebenarnya hanya mengembalikan sebagian kecil dari apa yang sudah Ia berikan kepada kita. Kesadaran ini akan menghapus rasa berat hati saat kita harus berbagi.Alkitab mencatat bahwa bangsa itu bersukacita karena mereka memberikan persembahan itu dengan "tulus ikhlas" dan "dengan rela hati". Sukacita sejati tidak ditemukan dalam apa yang kita simpan untuk diri sendiri, tetapi dalam apa yang kita berikan dengan tulus bagi kemuliaan Tuhan. Tuhan tidak melihat besarnya nominal, tetapi besarnya kerelaan. Pemberian yang dipaksakan hanya akan mendatangkan beban, tetapi pemberian yang didasari kasih akan mendatangkan kebahagiaan yang meluap.Daud mati pada waktu "putih rambutnya, lanjut umurnya, penuh kekayaan dan kemuliaan." Daud meninggalkan dunia ini dengan tenang karena ia tahu ia telah menyelesaikan tugasnya dan telah mempersiapkan masa depan bagi generasi berikutnya. Hidup yang berharga bukanlah hidup yang tanpa kesalahan, melainkan hidup yang diakhiri dengan kesetiaan kepada Tuhan. Daud memulai sebagai gembala domba dan mengakhiri hidupnya sebagai penyembah yang membawa seluruh bangsanya memuliakan Tuhan.Refleksi:Bagaimana sikap sukarela dan penuh sukacita bangsa Israel dalam memberi mencerminkan pemahaman yang benar tentang kepemilikan?Apa arti perkataan Daud bahwa kita hanyalah “orang asing dan pendatang” di hadapan Tuhan?Bagaimana pengakuan bahwa segalanya milik Tuhan menolong kita memberi tanpa takut kekurangan?Doa:Allah Bapa, segala kemuliaan, kejayaan, dan kekayaan adalah milik-Mu. Terima kasih karena Engkau telah mempercayakan begitu banyak hal dalam hidup kami. Ajarlah kami untuk memiliki hati yang murah hati dan tangan yang terbuka. Biarlah hidup kami menjadi persembahan yang harum bagi-Mu, dan biarlah kami mengakhiri pertandingan kami dengan kesetiaan yang penuh kepada-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
10 Juli 2026
Estafet Iman
Dalam pertemuan raya terakhir Daud, di hadapan seluruh pemimpin Israel, Daud memberikan tongkat estafet kepada Salomo untuk membangun Bait Suci.Dalam hidup ini, ada saatnya kita harus melepaskan impian kita agar orang lain yang menyelesaikannya. Daud menunjukkan kedewasaan luar biasa dengan mendukung sepenuhnya proyek yang sebenarnya sangat ia idamkan, namun Tuhan percayakan kepada anaknya. Daud mengungkapkan bahwa ia sangat ingin membangun "rumah perhentian" bagi Tabut Perjanjian. Namun, Tuhan berkata "tidak" karena Daud adalah seorang prajurit. Penerimaan akan kedaulatan Tuhan adalah bentuk ibadah yang tertinggi.Daud mengingatkan Salomo (dan kita semua): "Sebab TUHAN menyelidiki segala hati dan mengerti segala niat dan pikiran". Tuhan tidak hanya tertarik pada bangunan megah yang akan kita dirikan, tetapi pada motivasi di balik mengapa kita melakukan apa yang kita lakukan.Daud menekankan bahwa sebelum Salomo membangun Rumah Tuhan, ia harus membangun hubungan dengan Tuhan. Pelayanan tanpa pengenalan akan Tuhan hanya akan menjadi beban agama. Pelayanan yang sejati mengalir dari hati yang mengenal betapa baiknya Tuhan itu.Menarik untuk diperhatikan bahwa Daud memberikan rencana bangunan (cetak biru) kepada Salomo yang didapatnya "melalui Roh yang ada padanya". Pembangunan Bait Suci bukan berdasarkan selera estetika manusia, melainkan berdasarkan wahyu Tuhan. Dalam membangun hidup, keluarga, atau pelayanan, kita tidak boleh hanya mengandalkan logika. Kita butuh tuntunan Roh Kudus. Tuhan memiliki desain yang spesifik bagi hidup kita, dan tugas kita adalah mencari wajah-Nya untuk memahami desain tersebut."Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, dan kerjakanlah itu; janganlah takut dan janganlah gentar, sebab TUHAN Tuhan... menyertai engkau.” Membangun sesuatu yang besar seringkali menakutkan. Salomo mungkin merasa tidak mampu. Namun, Daud meyakinkan bahwa Tuhan tidak akan membiarkan atau meninggalkan dia sampai pekerjaan itu selesai. Janji penyertaan Tuhan adalah dasar bagi keberanian kita untuk bertindak. Jangan biarkan ketakutan akan kegagalan menghentikan kita dari mengerjakan panggilan Tuhan.Refleksi:Mengapa Daud menekankan pentingnya mengenal Tuhan secara pribadi kepada Salomo, bukan hanya menjalankan tugas?Bagaimana nasihat Daud tentang kesetiaan dan ketekunan menantang cara kita menjalani iman sehari-hari?Apa bahaya jika iman hanya diwariskan sebagai tradisi, bukan relasi dengan Tuhan?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena Engkau mengenal kami sampai ke kedalaman hati kami. Ajarlah kami untuk mendahulukan pengenalan akan Engkau di atas segala pelayanan kami. Berikanlah kami keberanian untuk bangkit dan mengerjakan setiap tugas yang Engkau berikan, dengan percaya bahwa tangan-Mu yang kuat tidak akan pernah meninggalkan kami. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT