Selamat datang di GKY Gerendeng!
Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Visi dan Misi Gereja
Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.
Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.
CREED
QT Terbaru
10 Mei 2026
Murka Allah yang Nyata
Tuhan adalah panjang sabar, tetapi bukan berarti Dia tidak murka terhadap dosa. Murka Allah nyata atas dosa umat-Nya yang terus-menerus tidak bertobat, khususnya dalam hal penyembahan berhala yang diwariskan dari Yerobeam. Meski Allah menunjukkan belas kasih dengan mengirim penyelamat, umat tetap tidak berubah. Murka Allah bukan hanya dalam bentuk hukuman, tetapi juga dalam membiarkan umat mengalami penderitaan karena pilihan mereka.Raja Yoahas, seperti banyak raja Israel lainnya, tidak menjauh dari dosa-dosa leluhurnya. Akibatnya, Tuhan menyerahkan mereka ke tangan Hazael, raja Aram. Tindakan Allah ini adalah bentuk murka-Nya yang nyata dan adil, sebab umat telah menerima peringatan demi peringatan, namun tetap tidak bertobat.Menariknya, ketika Yoahas memohon belas kasihan, Tuhan tetap mendengar dan memberi pertolongan. Namun, pertolongan Tuhan tidak otomatis membawa perubahan hati. Ini menggambarkan bahwa murka Tuhan dapat ditangguhkan, tetapi tidak akan berhenti selama umat tetap hidup dalam dosa.Allah itu sabar dan penuh belas kasih, tetapi Dia juga adil dan kudus. Jangan bermain-main dengan dosa, karena murka Tuhan nyata. Pertobatan sejati bukan hanya menangis di hadapan Tuhan, tetapi meninggalkan jalur dosa dan kembali kepada-Nya dengan hidup yang baru. Jangan tunggu murka Allah menjadi nyata dalam hidup kita baru sadar, bertobatlah hari ini juga.Refleksi:Mengapa bangsa Israel terus-menerus jatuh dalam dosa meskipun sudah mendapat peringatan dari nabi?Bagaimana murka Allah sejalan dengan kasih dan keadilan-Nya?Apa yang harus kita lakukan jika kita mengalami “murka Allah” dalam hidup, apakah itu berupa kesulitan, penyakit, atau masalah lain?Doa:Allah Bapa, ampunilah kami bila kami telah mengabaikan kasih-Mu dan tetap hidup dalam dosa. Kami tidak mau menantang murka-Mu dengan hati yang keras. Tolong kami untuk bertobat sungguh-sungguh dan hidup dalam ketaatan kepada-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
9 Mei 2026
Penyimpangan Akhir Hidup
Awal yang baik bukan jaminan akhir yang setia. Raja Yoas—seorang raja yang pada awalnya hidup benar di hadapan Tuhan. Namun, kisah hidupnya berakhir tragis dengan penyimpangan dari ketaatan yang sejati, karena dia tidak lagi hidup seturut perintah Tuhan setelah meninggalnya imam Yoyada, pembimbing rohaninya.Yoas memulai dengan penuh potensi dan visi. Di bawah bimbingan Yoyada, dia memperbarui rumah Tuhan dan memulihkan ibadah. Namun, ketika Yoyada tidak lagi ada, arah hidup Yoas berubah. Dia mulai membuat kompromi, mengambil keputusan politik tanpa mengandalkan Tuhan, bahkan mengabaikan suara kebenaran.Akhir hidupnya menunjukkan penyimpangan yang radikal: dia dibunuh oleh pegawai-pegawainya sendiri karena telah menjauh dari Tuhan (lihat juga referensi tambahan dalam 2 Tawarikh 24:17–25 yang menjelaskan lebih lanjut kejatuhannya). Kesetiaan kepada Tuhan tidak hanya diuji di awal, tetapi sampai akhir.Tuhan tidak hanya menilai bagaimana kita memulai, tetapi bagaimana kita mengakhiri. Jangan biarkan penyimpangan perlahan-lahan menjauhkan kita dari kebenaran. Bangun relasi yang kokoh dengan Tuhan, bukan hanya bergantung pada orang lain.Refleksi:Bagaimana kita bisa menjaga konsistensi iman agar tidak “tersesat” di masa-masa sulit atau di usia lanjut?Apakah pernah mengalami atau menyaksikan penyimpangan dari seseorang yang tadinya hidup saleh?Langkah apa yang dapat kita ambil sekarang untuk memperbaiki arah hidup kita dan kembali kepada jalan Tuhan sebelum terlambat?Doa:Allah Bapa, jagalah hati kami agar tetap setia kepada-Mu sampai akhir hidup kami. Jangan biarkan kami menyimpang walau sedikit dari jalan-Mu. Kami ingin hidup kami menjadi kesaksian tentang kesetiaan dan ketaatan yang sejati. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT