Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

21 Juni 2026

Tugas yang Tidak Terlihat

Membangun kembali sesuatu yang telah hancur seringkali jauh lebih sulit daripada membangun dari awal. Inilah yang dialami oleh umat Israel yang kembali ke Yerusalem. Kota itu tidak lagi semegah dulu, namun pasal ini mencatat mereka yang bersedia kembali untuk mengisi pos pelayanan mereka.Dan pasal ini memberikan perhatian besar pada para penunggu pintu gerbang. Pekerjaan mereka mungkin terlihat sederhana atau kurang bergengsi dibandingkan imam yang mempersembahkan korban. Namun, Alkitab mencatat mereka dengan sangat teliti.Mereka bertanggung jawab atas keamanan, penyimpanan barang kudus, bahkan hal detail seperti mengurus tepung dan minyak untuk roti sajian. Ini mengajarkan kita bahwa setiap bentuk pelayanan adalah penting di mata Tuhan. Kesetiaan kita pada hal-hal kecil "di balik layar" adalah yang menjaga rumah Tuhan tetap berfungsi dengan baik.Sebelum mencatat siapa yang menetap di Yerusalem, penulis mengingatkan bahwa pembuangan ke Babel terjadi karena ketidaksetiaan umat. Namun, daftar nama setelahnya menunjukkan bahwa Tuhan tidak membuang mereka selamanya. Ketika mereka kembali, mereka kembali kepada tatanan yang sudah ditetapkan Tuhan sejak zaman Musa dan Daud. Di dunia yang terus berubah, kita perlu berpegang pada identitas kita sebagai umat Allah. Kembali kepada firman-Nya adalah satu-satunya cara untuk membangun kembali hidup yang sempat hancur karena kegagalan masa lalu.Penyebutan para imam, orang Lewi, dan pemimpin keluarga yang menetap di Yerusalem menunjukkan bahwa ibadah adalah jantung dari komunitas yang baru ini. Mereka tidak hanya membangun rumah mereka sendiri, tetapi memastikan bahwa ibadah kepada Allah dipulihkan. Sebuah bangsa atau keluarga hanya akan kuat jika pusatnya adalah kehadiran Tuhan. Suksesnya masa depan kita tidak ditentukan oleh seberapa besar bangunan yang kita dirikan, melainkan oleh seberapa setia kita menjaga persekutuan dengan Allah di tengah kesibukan sehari-hari.Refleksi:Bagaimana kesetiaan orang-orang Lewi dalam tugas rutin mereka mencerminkan ibadah yang sejati kepada Allah?Apa bahaya yang akan terjadi jika kita hanya mau melayani ketika terlihat atau dipuji?Bagaimana bagian ini menantang kita untuk memandang pekerjaan sehari-hari sebagai bagian dari ibadah kepada Allah?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang memberikan kesempatan untuk memulai kembali. Ajarlah kami untuk setia pada setiap tugas yang Engkau percayakan, sekecil apa pun itu. Biarlah hidup kami menjadi bagian dari pembangunan kembali kerajaan-Mu di bumi ini, dan kiranya fokus kami selalu tertuju pada kehadiran-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

20 Juni 2026

Membangun Masa Depan

Suku Benyamin, selain karena merupakan suku asal Raja Saul, Benyamin adalah suku yang menunjukkan kesetiaan luar biasa kepada Yehuda dan Bait Allah setelah kerajaan terpecah.Suku Benyamin memiliki sejarah yang kelam dalam kitab Hakim-hakim (mereka hampir punah karena dosa mereka). Namun, di sini, kita melihat daftar panjang para pahlawan dan pemimpin keluarga. Ini adalah kisah tentang restorasi dan pembangunan kembali.Jika kita melihat sejarah, Benyamin adalah suku yang "paling kecil" dan pernah hampir habis. Namun, di pasal ini, kita melihat mereka berkembang menjadi pahlawan yang gagah perkasa dan pemanah-pemanah yang mahir. Kita diingatkan bahwa masa lalu kita tidak menentukan masa depan kita di tangan Tuhan. Tuhan adalah pakar dalam membangun kembali apa yang sudah hancur. Jika Tuhan bisa memulihkan suku Benyamin yang hampir punah menjadi suku pahlawan, Dia juga sanggup memulihkan hidup kita dari keterpurukan.Nama Elpaal dan anak-anaknya yang membangun kembali kota Ono dan Lod disebutkan disini. Pembangunan kembali adalah tema besar suku Benyamin. Mereka tidak hanya fokus pada garis keturunan, tetapi juga pada pembangunan komunitas dan tempat tinggal. Sebagai orang beriman, di mana pun Tuhan menempatkan kita, di tengah keluarga yang retak, di lingkungan yang sulit, atau di tempat kerja yang penuh tekanan, tugas kita adalah membawa pemulihan dan membangun sesuatu yang baik bagi kemuliaan Tuhan.Pasal ini juga mencatat silsilah Raja Saul. Meskipun Saul akhirnya jatuh dan takhtanya diberikan kepada Daud, Alkitab tetap menghormati garis keturunannya sebagai bagian dari sejarah umat Allah. Menariknya, keturunan Saul tetap setia melayani di Israel selama generasi-generasi berikutnya. Kesetiaan tetap berharga meskipun posisi atau jabatan kita berubah. Dunia mungkin hanya menghargai orang yang sedang berada "di atas," tetapi Tuhan menghargai setiap orang yang tetap setia melakukan bagiannya dalam rencana besar Tuhan, apa pun posisi mereka.Refleksi:Apa pelajaran yang kita peroleh tentang pemulihan dan kesempatan kedua dari kisah suku Benyamin?Dalam hal apa kegagalan masa lalu berpotensi membentuk atau menghalangi cara kita memandang masa depan?Bagaimana bagian ini mengarahkan kita untuk berharap kepada kesetiaan Allah, bukan pada kekuatan manusia atau institusi?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang memberikan kesempatan kedua. Seperti Engkau memulihkan suku Benyamin, pulihkanlah juga semangat dan hidup kami. Pakailah kami untuk menjadi pembangun bagi sesama kami, dan biarlah hidup kami tetap terfokus untuk menyenangkan hati-Mu dalam segala keadaan. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.