Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

27 Agustus 2026

Pergumulan Hati Seorang Pemimpin

Jika Kitab Ezra berfokus pada pembangunan Bait Suci dan pengajaran Taurat, Nehemia berfokus pada pembangunan kembali tembok kota dan kepemimpinan yang tangguh.Nehemia adalah seorang pejabat tinggi (juru minuman) bagi Raja Artahsasta di Susan. Ia hidup dalam kenyamanan istana, namun hatinya tidak pernah meninggalkan bangsanya. Ketika Hanani datang dari Yerusalem, Nehemia tidak menanyakan soal politik atau ekonomi, melainkan keadaan orang-orang Yahudi dan kota Yerusalem. Saat mendengar bahwa tembok Yerusalem telah terbongkar dan penduduknya dalam kesukaran besar, Nehemia menangis, berkabung, berpuasa, dan berdoa.Apakah hati kita masih bisa tersentuh oleh penderitaan orang lain? Sering kali kita terlalu sibuk dengan "istana" kenyamanan kita sendiri sehingga kita menjadi buta terhadap "tembok-tembok" yang runtuh di sekitar kita, baik itu keluarga yang retak, sahabat yang kehilangan iman, atau kemiskinan di sekitar kita. Kepedulian adalah langkah pertama menuju perubahan. Jangan menutup mata terhadap kehancuran yang Tuhan ijinkan kita lihat.Dalam doanya, Nehemia tidak langsung menyodorkan daftar permintaan. Ia memulai dengan mengakui kedaulatan Tuhan: "Ya, TUHAN, Tuhan semesta langit, Tuhan yang maha besar dan dahsyat...". Ia mengingat janji Tuhan dan kasih setia-Nya. Saat kita memandang masalah, kita menjadi kecil hati. Namun, saat kita memandang kebesaran Tuhan seperti Nehemia, kita mendapatkan iman untuk percaya bahwa pemulihan itu mungkin.Seperti Ezra, Nehemia mengakui dosa bangsanya dan dosa keluarganya sendiri. Ia tidak menyalahkan para pendahulunya tanpa melibatkan dirinya. Ia mengaku bahwa mereka telah sangat bersalah di hadapan Tuhan. Pemulihan dimulai dari pengakuan, bukan pembelaan diri. Kita tidak bisa membangun kembali apa yang rusak jika kita tidak mau mengakui apa yang menyebabkannya runtuh. Kejujuran di hadapan Tuhan adalah fondasi dari setiap kebangunan rohani.Nehemia menutup doanya dengan meminta agar Tuhan membuat dia berhasil hari itu dan mendapat belas kasihan di depan "orang ini" (merujuk pada Raja Artahsasta). Nehemia sadar bahwa posisi tinggi yang ia miliki di istana adalah alat yang Tuhan siapkan untuk tujuan yang lebih besar. Tuhan menempatkan kita di posisi kita saat ini, apakah itu di kantor, sekolah, atau masyarakat, bukan hanya untuk kesuksesan pribadi. Berdoalah agar Tuhan memakai pengaruh yang kita miliki untuk membawa dampak bagi kerajaan-Nya. Keberhasilan sejati adalah saat kita menjadi saluran berkat bagi pemulihan orang lain.Refleksi:Apa yang membuat berita tentang Yerusalem begitu mengguncang hati Nehemia, dan apa yang hal itu ungkapkan tentang kasihnya bagi umat Tuhan?Mengapa respons pertama Nehemia adalah menangis, berpuasa, dan berdoa, bukan segera bertindak?Bagaimana pergumulan batin Nehemia membentuk dasar kepemimpinan yang lahir dari belas kasihan, bukan ambisi pribadi?Doa:Allah Bapa, berikanlah kami hati yang peka terhadap kehancuran di sekitar kami. Ampunilah jika kami terlalu egois dengan kenyamanan kami sendiri. Kami mau belajar seperti Nehemia, yang membawa setiap beban berat ke dalam doa dan puasa di hadapan-Mu. Pakailah hidup kami, posisi dan kemampuan kami untuk menjadi bagian dari rencana pemulihan-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

26 Agustus 2026

Pertobatan Menuntut pengorbanan

Kitab Ezra tidak hanya berisi ratapan dan doa, tetapi juga ada aksi dan resolusi. Pertobatan bukan sekadar tetesan air mata di depan mezbah, melainkan sebuah keputusan sulit untuk meninggalkan apa yang mendukakan hati Tuhan. Ketika Ezra berdoa, menangis, dan bersujud, terjadilah gerakan di antara umat. Alkitab mencatat ada "jemaat yang sangat besar" yang datang berkumpul dan ikut menangis. Kehancuran hati seorang pemimpin memicu kebangunan rohani di seluruh bangsa.Kejujuran kita dalam bertobat bisa menginspirasi orang lain. Saat kita berani mengakui kesalahan di depan keluarga atau komunitas, kita sebenarnya sedang membuka pintu bagi orang lain untuk juga berdamai dengan Tuhan. Jangan remehkan pengaruh doa dan air mata yang tulus; itu bisa menjadi api yang menyulut pertobatan massal.Sekhanya bin Yehiel memberikan pernyataan: "Kami telah melakukan pengkhianatan terhadap Tuhan kami... Namun sekarang, masih ada harapan bagi Israel." Harapan itu muncul bukan karena dosa mereka kecil, tetapi karena mereka bersedia mengakuinya. Selalu ada harapan bagi mereka yang mau jujur. Musuh sering membisikkan bahwa dosa kita terlalu besar sehingga tidak ada lagi jalan pulang. Namun, kebenaran Firman berkata bahwa selama kita bersedia mengakui dan mengikat perjanjian kembali dengan Tuhan, pintu harapan selalu terbuka lebar.Pertobatan itu tidak mudah. Mereka harus mengambil tindakan yang menyakitkan secara emosional, yaitu memisahkan diri dari istri-istri asing yang membawa mereka pada penyembahan berhala. Sebuah proses yang memakan waktu lama, dilakukan dengan hati-hati, dan melewati penyelidikan. Pertobatan menuntut pengorbanan. Mengikuti Tuhan sering kali berarti kita harus melepaskan hubungan, kebiasaan, atau kenyamanan yang menjadi penghalang rohani kita. Itu mungkin terasa "menyakitkan" seperti operasi medis, tetapi itu perlu untuk menyelamatkan "nyawa" rohani kita.Tetaplah waspada dan rendah hati. Siapa pun bisa jatuh jika tidak menjaga kekudusan. Namun, Tuhan mencatat mereka yang akhirnya mau mengakui kesalahan mereka dan memberikan korban penebus salah. Tuhan lebih menghargai orang berdosa yang bertobat daripada orang merasa benar yang tetap dalam dosanya.Refleksi:Apa perbedaan antara rasa bersalah secara emosional dan pertobatan yang menuntut perubahan nyata?Bagaimana peran kepemimpinan rohani (Ezra dan para pemimpin) dalam menuntun umat pada pertobatan yang taat?Mengapa pertobatan sering kali menyentuh area hidup yang paling mahal dan menyakitkan?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena Engkau selalu memberikan harapan bagi hati yang bertobat. Berikanlah kami keberanian bukan hanya untuk mengakui dosa kami, tetapi untuk melakukan tindakan nyata dalam meninggalkannya. Kami mau hidup kudus dan tidak berkompromi dengan dunia. Biarlah hidup kami menjadi kesaksian akan kuasa pemulihan-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.