Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

17 September 2026

Ratapan Menjadi Perayaan

Hari pemusnahan bangsa Yahudi, namun berubah menjadi hari kemenangan besar. Penggenapan dari janji Tuhan bahwa Dia akan membela umat-Nya. Namun, lebih dari sekadar kemenangan militer, pasal ini berbicara tentang pentingnya mengingat dan merayakan kebaikan Tuhan agar iman kita tidak luntur oleh waktu. Tuhan tidak hanya memberikan kita kemenangan atas masalah, Dia memberikan kita identitas baru sebagai "pemenang"."Pada hari itu musuh-musuh orang Yahudi berharap mengalahkan orang Yahudi, tetapi keadaan berbalik: orang Yahudi mengalahkan pembenci-pembenci mereka." Apa yang direncanakan sebagai hari duka menjadi hari sukacita. Tuhan adalah ahli dalam membalikkan skenario. Musuh (iblis) mungkin sudah menghitung hari kejatuhan kita, kesehatan kita, atau keuangan kita. Namun, ketika Tuhan turun tangan, rencana jahat itu justru menjadi panggung bagi kuasa-Nya. Jangan takut pada "tanggal main" yang ditetapkan dunia, karena Tuhan memiliki otoritas untuk mengubah "hari kehancuran" menjadi "hari kemenangan".Meskipun raja mengizinkan orang Yahudi untuk merampas harta musuh mereka (Ester 8:11), tiga kali dicatat bahwa mereka "tidak mengulurkan tangan untuk merampas harta benda". Tujuan mereka bukan untuk memperkaya diri, melainkan murni untuk mempertahankan hidup dan keadilan. Miliki integritas dalam kemenangan. Saat Tuhan memberikan kita kesuksesan atau posisi di atas orang yang pernah menyakiti kita, jangan gunakan kesempatan itu untuk memuaskan keserakahan atau membalas dendam secara pribadi. Tetaplah fokus pada tujuan Tuhan. Kemenangan yang sejati adalah ketika karakter kita tetap murni di tengah kekuatan yang kita miliki.Mordekhai dan Ester menetapkan hari itu sebagai Hari Raya Purim. Mereka mewajibkan seluruh generasi mendatang untuk merayakannya dengan perjamuan, sukacita, dan saling mengirim hantaran serta memberi sedekah kepada orang miskin. Jangan cepat lupa pada pertolongan Tuhan. Kita sering berseru kepada Tuhan saat susah, tetapi cepat lupa saat sudah senang. Membuat "peringatan" (seperti mencatat kesaksian atau berbagi berkat) sangat penting agar saat badai baru datang, kita ingat bahwa Tuhan yang menolong kita dulu adalah Tuhan yang sama yang akan menolong kita sekarang.Perayaan Purim tidak lengkap tanpa "memberi sedekah kepada orang-orang miskin". Kemenangan umat Tuhan harus dirasakan manfaatnya oleh mereka yang lemah di antara mereka. Sukacita kita harus menjadi berkat bagi orang lain. Jangan merayakan keberhasilan sendirian. Pastikan kemurahan hati Tuhan yang kita terima mengalir kepada mereka yang membutuhkan. Ibadah syukur yang berkenan bagi Tuhan adalah ketika tangan kita terbuka untuk berbagi beban dengan sesama.Refleksi:Mengapa penulis menekankan bahwa orang Yahudi tidak merampas harta musuh mereka, dan nilai rohani apa yang ditunjukkan?Bagaimana rasa takut bangsa-bangsa lain mencerminkan kesaksian publik atas karya Tuhan di tengah umat-Nya?Mengapa perayaan Purim penting untuk menjaga ingatan rohani lintas generasi?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena Engkau adalah Tuhan yang sanggup membalikkan keadaan hidup kami. Kami bersyukur untuk setiap kemenangan yang Engkau berikan. Ajarlah kami untuk menjadi pemenang yang berintegritas dan memiliki hati yang murah hati kepada sesama. Kami mau selalu mengingat kebaikan-Mu dan menjadikannya dasar iman kami dalam menghadapi masa depan. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

16 September 2026

Syafaat yang Tidak Berhenti

Meskipun musuh utama sudah tiada, masalah besar tetap ada: surat perintah pemusnahan bangsa Yahudi yang sudah dimeterai raja tidak dapat ditarik kembali. Kemenangan membutuhkan perjuangan yang tuntas, bukan sekadar berhentinya serangan. Tuhan tidak hanya menghentikan musuh kita, Dia sanggup membalikkan keadaan sedemikian rupa sehingga apa yang dimaksudkan untuk menghancurkan kita justru menjadi jalan bagi kemuliaan-Nya.Cincin meterai yang dulu dipakai Haman untuk merancang maut, kini diberikan raja kepada Mordekhai. Ester pun diangkat menjadi pemilik harta rumah Haman. Mordekhai, yang tadinya duduk di pintu gerbang dengan kain kabung, kini berdiri di hadapan raja sebagai orang kepercayaan. Tuhan sanggup memindahkan otoritas kepada orang yang tepat. Jangan kecil hati jika saat ini orang-orang jahat tampak memegang kendali atas "cincin meterai" (kekuasaan). Tuhan adalah pemilik segala otoritas. Pada waktu-Nya, Dia bisa memindahkan posisi dan berkat dari tangan yang zalim ke tangan orang yang takut akan Tuhan. Tetaplah setia di "pintu gerbang" kesabaran kita.Meskipun Haman sudah mati, Ester kembali tersungkur di depan kaki raja sambil menangis. Ia memohon agar surat perintah Haman dibatalkan. Ester tahu bahwa kemenangan pribadinya tidak berarti apa-apa jika saudara-saudaranya masih terancam binasa. Jangan egois dengan keberhasilan kita. Saat Tuhan memberkati kita atau memberikan kita posisi yang aman, jangan lupakan mereka yang masih bergumul. Gunakan pengaruh dan suara kita untuk menolong orang lain. Syafaat sejati adalah ketika kita tidak berhenti berdoa dan bertindak sampai seluruh komunitas kita mengalami kemerdekaan.Menurut hukum Persia, undang-undang yang sudah dimeterai tidak bisa ditarik kembali. Solusinya? Raja memberi wewenang kepada Mordekhai untuk menulis undang-undang baru yang memberikan hak bagi orang Yahudi untuk membela diri. Surat baru ini menyebar lebih cepat daripada surat yang lama. Firman Tuhan selalu lebih berkuasa daripada "vonis" dunia. Dunia mungkin berkata keadaan kita tidak bisa berubah, vonis dokter sudah final, atau kegagalan kita sudah permanen. Kasih karunia Tuhan sanggup mengatasi segala hukum kegelapan yang mencoba mengikat kita. Jika Tuhan sudah memberikan mandat perlindungan, tidak ada kuasa apa pun yang bisa membatalkannya.Setelah undang-undang baru itu keluar, kota Susan bersukaria. Bahkan, banyak orang dari bangsa lain menjadi Yahudi karena mereka melihat penyertaan Tuhan yang dahsyat. Ketakutan terhadap musuh berubah menjadi hormat terhadap Tuhannya orang Yahudi. Kemenangan kita harus menjadi kesaksian yang menarik orang kepada Tuhan. Ketika Tuhan memulihkan hidup kita, jadikan itu sebagai sarana untuk menceritakan kebesaran-Nya. Biarlah orang lain melihat bahwa "sukacita dan kegirangan" kita bukan berasal dari keberuntungan, melainkan dari pembelaan Tuhan yang nyata.Refleksi:Apa perbedaan antara kelegaan sementara dan pemulihan menyeluruh bagi umat Tuhan dalam pasal ini?Bagaimana Tuhan memakai struktur hukum Persia yang kaku untuk tetap menggenapi maksud-Nya?Apa makna perubahan suasana dari dukacita menjadi sukacita bagi kehidupan rohani komunitas umat?Doa:Allah Bapa, kami bersyukur karena Engkau adalah Tuhan yang membalikkan ratapan menjadi tarian. Terima kasih karena Engkau telah memberikan 'undang-undang baru' berupa kasih karunia yang menyelamatkan kami dari maut. Ajarlah kami untuk tidak hanya menikmati berkat-Mu sendiri, tetapi memakainya untuk menjadi berkat bagi sesama kami. Biarlah kemenangan dalam hidup kami membawa banyak orang datang kepada-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.