Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

15 Juni 2026

Manusia yang Terbatas

Pasal ini dimulai dengan daftar anak-anak Daud. Jika kita membaca kisah mereka di kitab Samuel atau Raja-raja, kita tahu bahwa keluarga Daud jauh dari kata sempurna. Ada persaingan, tragedi, dan kegagalan moral. Namun, Alkitab tetap mencatat mereka. Kita melihat bahwa Tuhan bekerja melalui realitas kehidupan kita yang berantakan. Dia tidak menunggu sebuah keluarga menjadi sempurna untuk menyatakan rencana-Nya. Tuhan sanggup memakai garis keturunan yang penuh luka untuk menghadirkan sejarah keselamatan.Kemudian kita membaca raja-raja Yehuda yang memerintah di Yerusalem. Ada raja yang sangat saleh (seperti Hizkia dan Yosia), tetapi ada juga raja yang sangat jahat. Meski demikian, garis keturunan Daud tidak pernah terputus. Dunia mungkin melihat jatuh bangunnya sebuah kerajaan, tetapi bagi orang beriman, ini adalah bukti bahwa janji Tuhan tidak bergantung pada kebaikan manusia, melainkan pada kesetiaan Tuhan sendiri. Ketika Tuhan berjanji kepada Daud bahwa takhtanya akan kokoh selamanya, Dia menjaganya melintasi abad demi abad.Bagian terakhir yang menarik adalah catatan keturunan Yekhonya setelah mereka berada dalam pembuangan di Babel. Di saat bangsa Israel kehilangan tanah air, Bait Suci hancur, dan tidak ada lagi raja yang duduk di takhta, daftar silsilah ini menunjukkan bahwa keturunan Daud masih ada. Zerubabel muncul dalam daftar ini. Ia adalah tokoh yang nantinya memimpin bangsa itu pulang untuk membangun kembali Bait Suci. Ini adalah sebuah pesan yang memberikan harapan, meskipun kita berada di masa "pembuangan" atau titik terendah dalam hidup, rencana Tuhan tidak berhenti. Tunas baru selalu muncul di tengah batang pohon yang tampak sudah mati.Refleksi:Apa arti bagi kita bahwa Tuhan mencatat generasi-generasi yang hidup tanpa tahta, tanpa kemuliaan, namun tetap berada dalam rencana-Nya?Bagaimana silsilah ini menolong kita memandang penderitaan dan masa penantian sebagai bagian dari karya Tuhan, bukan tanda ditinggalkan-Nya?Sikap iman atau langkah ketaatan apa yang Tuhan minta untuk kita ambil hari ini?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena Engkau adalah Tuhan yang setia meski kami sering gagal. Biarlah silsilah ini mengingatkan kami bahwa Engkau sedang merajut rencana yang besar dalam hidup kami, bahkan di saat kami tidak memahaminya. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

14 Juni 2026

Melampaui Standar Manusia

Suku Yehuda menjadi fokus pada pasal ini. Berdasarkan urutan kelahiran, Yehuda bukanlah anak sulung. Namun, kita melihat kedaulatan Allah. Allah tidak selalu memilih yang awal atau yang hebat menurut dunia. Dia memilih siapa yang Dia kehendaki untuk membawa garis keturunan Mesias.Tuhan juga tidak mencari keluarga atau orang yang "sempurna" untuk menyatakan rencana-Nya, karena sejak kejatuhan manusia, memang tidak ada satu pun yang sempurna. Tuhan mengambil garis yang bengkok, seperti Er yang jahat di mata Tuhan, Akan yang mencelakakan Israel karena ketamakannya, hingga hubungan Yehuda dan Tamar yang rumit. Tuhan menggunakan manusia yang penuh cacat cela, dan meluruskannya untuk mencapai tujuan-Nya yang kudus.Dalam "Silsilah Kerajaan Allah", tidak ada peran yang terlalu kecil. Raja-raja besar seperti Daud dan Salomo, tetapi juga para perajin seperti Bezalel, selalu ada tempat bagi mereka yang yang bersedia dan mau setia di dalam Tuhan untuk menjadi bagian dalam karya-Nya. Setiap nama menjadi penting karena mereka adalah penghubung bagi generasi berikutnya. Demikian juga dengan kehidupan kita, mungkin kita tidak tercatat dalam buku sejarah dunia, namun setiap tindakan kasih dan kesetiaan kita tercatat dalam buku kehidupan Tuhan.Refleksi:Bagaimana kisah-kisah tersembunyi di balik nama-nama ini (misalnya Peres, Tamar, Akan) menolong kita memahami kasih karunia Allah?Dalam hal apa kita melihat bahwa Tuhan lebih menekankan kesetiaan kepada rencana-Nya daripada kesempurnaan manusia?Bagaimana pasal ini menantang kecenderungan kita untuk menilai orang atau keluarga berdasarkan latar belakang mereka?Doa:Allah Bapa, terima kasih tidak membuang kami saat kami gagal, melainkan merajut kegagalan kami menjadi bagian dari rencana-Mu yang indah. Pakailah hidup kami, sekecil apa pun peran kami, untuk menjadi saluran berkat dan kemuliaan bagi nama-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.