Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

28 Mei 2026

Upah bagi Ketaatan

Dalam sejarah para raja Yehuda dan Israel, hanya sedikit yang sungguh-sungguh taat dan hidup berkenan di hadapan Tuhan. Hizkia, raja Yehuda, menjadi teladan luar biasa tentang ketaatan yang membawa perkenanan Tuhan dan berkat yang nyata. Di tengah ketidaksetiaan banyak raja sebelumnya, Hizkia mengambil keputusan radikal: menghancurkan penyembahan berhala dan mengembalikan bangsa kepada Allah.Ketaatan Hizkia bukan sekadar simbolis, tetapi nyata dan menyeluruh. Dia melakukan apa yang benar di mata Tuhan, membuang bukit-bukit pengorbanan dan menghancurkan patung berhala, percaya penuh kepada Tuhan dan berpegang teguh pada perintah-Nya, tidak menyimpang dari jalan Tuhan seperti para pendahulunyaHasilnya, Tuhan menyertainya dan memberinya keberhasilan dalam segala sesuatu yang dilakukannya (ayat 7). Di tengah tekanan politik dan ancaman dari bangsa-bangsa kuat seperti Asyur, Hizkia tetap teguh. Sementara itu, di ayat 9–12, kita melihat kontrasnya: Kerajaan Israel jatuh ke tangan Asyur karena ketidaktaatan mereka. Mereka mendengarkan firman Tuhan, tetapi tidak melakukannya.Ketaatan bukan sekadar mendengar firman, tetapi melakukannya secara konsisten. Ketaatan kepada Tuhan mendatangkan penyertaan dan keberhasilan sejati, bukan keberhasilan semu. Tuhan menghargai ketaatan lebih dari sekadar pengakuan mulut. Ketaatan membuka jalan bagi penyertaan dan perlindungan Tuhan, bahkan di tengah kesulitan terbesar. Jangan kompromikan iman kita karena ketaatan hari ini adalah investasi untuk kemenangan besok.Refleksi:Mengapa Tuhan memberkati Hizkia secara khusus dibanding raja-raja sebelumnya?Bagaimana membedakan antara ketaatan sejati kepada Tuhan dan ketaatan yang hanya demi mencari berkat?Apa janji Tuhan dalam Alkitab yang menguatkan untuk tetap setia dan taat dalam setiap musim hidup?Doa:Allah Bapa, ajar kami untuk taat seperti Hizkia. Tolong kami agar tidak hanya menjadi pendengar firman-Mu, tetapi pelaku yang setia. Singkirkan segala bentuk berhala dalam hidup kami dan tuntun kami berjalan dalam jalan-Mu yang benar. Kami percaya bahwa dalam ketaatan, ada penyertaan dan upah yang kekal. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

27 Mei 2026

Generasi yang Gagal Belajar dari Sejarah

Salah satu tragedi besar dalam sejarah rohani Israel adalah ketidakmampuan generasi-generasi setelahnya untuk belajar dari kesalahan pendahulunya. Setelah pembuangan kerajaan Israel ke Asyur, bangsa-bangsa asing ditempatkan di tanah Israel. Mereka diberi tahu tentang TUHAN, tetapi tetap menyembah ilah-ilah mereka sendiri. Hasilnya adalah sinkretisme, yaitu ibadah yang mencampurkan Tuhan dengan berhala.Tuhan telah memberikan pelajaran besar melalui penghukuman terhadap Israel: bahwa penyembahan berhala dan ketidaktaatan mendatangkan murka Tuhan. Namun, generasi baru tidak belajar dari sejarah tersebut. Mereka malah mengulang kesalahan yang sama dengan alasan “kebiasaan leluhur” (ayat 41).Ini mencerminkan sikap keras kepala rohani, di mana orang tahu kebenaran, tetapi memilih untuk tetap hidup dalam pola lama demi kenyamanan atau tradisi. Hal ini bukan hanya terjadi di masa lalu, tetapi juga hari ini—banyak orang tahu apa yang benar, tapi tidak mau berubah karena terlalu terikat pada budaya atau kebiasaan.Pelajari sejarah rohani, baik keberhasilan maupun kegagalannya, agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Jangan campur adukkan penyembahan kepada Tuhan dengan praktik duniawi yang tidak sesuai dengan firman. Generasi yang gagal belajar dari sejarah akan jatuh dalam siklus dosa yang sama. Tapi generasi yang mau belajar, bertobat, dan hidup dalam ketaatan akan melihat kasih karunia Tuhan bekerja secara luar biasa.Refleksi:Bagaimana kegagalan belajar dari sejarah dapat berdampak buruk pada kehidupan pribadi, keluarga, atau masyarakat?Apa yang bisa kita lakukan agar generasi muda tidak mengulangi kesalahan sejarah?Apa peran keluarga, sekolah, dan gereja dalam mengajarkan pentingnya belajar dari sejarah?Doa:Allah Bapa, tolong kami agar tidak mengulangi kesalahan rohani dari generasi sebelumnya. Ajari kami untuk hidup dalam ketaatan penuh dan murni kepada-Mu. Singkirkan segala bentuk kompromi dan campuran dunia dalam ibadah kami. Bentuk kami menjadi generasi yang setia dan takut akan Tuhan. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.