Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

16 Juni 2026

"Label" Masa Lalu

Dalam daftar silsilah suku Yehuda dan Simeon yang panjang ini, penulis tiba-tiba berhenti sejenak untuk menyoroti satu sosok bernama Yabes. Kisahnya memberikan kontras yang luar biasa: dari seorang yang namanya berarti "kesakitan" menjadi seorang yang "lebih mulia dari saudara-saudaranya.”Nama Yabes diberikan oleh ibunya karena ia lahir dengan kesakitan. Bayangkan tumbuh besar dengan nama yang setiap harinya mengingatkan orang akan penderitaan. Banyak dari kita mungkin juga membawa "label" dari masa lalu: kegagalan, latar belakang keluarga yang retak, atau kata-kata negatif yang pernah diucapkan orang lain kepada kita. Yabes menolak untuk dibatasi oleh namanya. Ia tidak membiarkan masa lalu menentukan masa depannya. Ia datang kepada Allah, satu-satunya Pribadi yang sanggup mengubah ratapan menjadi tarian.Doa Yabes bukanlah doa tentang keserakahan, melainkan doa tentang kebergantungan total. Empat hal yang ia minta:Berkat yang melimpah: artinya mengakui bahwa semua kebaikan berasal dari Tuhan.Perluasan daerah: artinya meminta kesempatan dan pengaruh yang lebih besar untuk kemuliaan Tuhan.Penyertaan tangan Tuhan: artinya menyadari bahwa tanpa kekuatan Tuhan, keberhasilan akan sia-sia.Perlindungan dari malapetaka: artinya agar ia tidak menimbulkan kesakitan lagi bagi orang lain.Tuhan menjawab doa Yabes karena ia meminta dengan motivasi yang benar. Ia ingin hidupnya menjadi bukti kebaikan Tuhan, bukan sekadar untuk kenyamanan pribadi.Refleksi:Apa yang membedakan respons Yabes terhadap label hidupnya dibandingkan dengan sikap kita selama ini?Bagaimana doa Yabes menunjukkan bahwa masa lalu tidak harus menentukan masa depan?Mengapa Alkitab secara khusus mencatat Yabes di tengah daftar silsilah yang panjang?Doa:Allah Bapa, berilah kami iman dan hati seperti Yabes, dan kami berseru kepada-Mu: Berkatilah kami berlimpah-limpah dan perluaslah daerah kami. Kiranya tangan-Mu menyertai kami dan melindungi kami daripada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa kami. Ubahlah masa lalu kami menjadi kesaksian bagi kemuliaan-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

15 Juni 2026

Manusia yang Terbatas

Pasal ini dimulai dengan daftar anak-anak Daud. Jika kita membaca kisah mereka di kitab Samuel atau Raja-raja, kita tahu bahwa keluarga Daud jauh dari kata sempurna. Ada persaingan, tragedi, dan kegagalan moral. Namun, Alkitab tetap mencatat mereka. Kita melihat bahwa Tuhan bekerja melalui realitas kehidupan kita yang berantakan. Dia tidak menunggu sebuah keluarga menjadi sempurna untuk menyatakan rencana-Nya. Tuhan sanggup memakai garis keturunan yang penuh luka untuk menghadirkan sejarah keselamatan.Kemudian kita membaca raja-raja Yehuda yang memerintah di Yerusalem. Ada raja yang sangat saleh (seperti Hizkia dan Yosia), tetapi ada juga raja yang sangat jahat. Meski demikian, garis keturunan Daud tidak pernah terputus. Dunia mungkin melihat jatuh bangunnya sebuah kerajaan, tetapi bagi orang beriman, ini adalah bukti bahwa janji Tuhan tidak bergantung pada kebaikan manusia, melainkan pada kesetiaan Tuhan sendiri. Ketika Tuhan berjanji kepada Daud bahwa takhtanya akan kokoh selamanya, Dia menjaganya melintasi abad demi abad.Bagian terakhir yang menarik adalah catatan keturunan Yekhonya setelah mereka berada dalam pembuangan di Babel. Di saat bangsa Israel kehilangan tanah air, Bait Suci hancur, dan tidak ada lagi raja yang duduk di takhta, daftar silsilah ini menunjukkan bahwa keturunan Daud masih ada. Zerubabel muncul dalam daftar ini. Ia adalah tokoh yang nantinya memimpin bangsa itu pulang untuk membangun kembali Bait Suci. Ini adalah sebuah pesan yang memberikan harapan, meskipun kita berada di masa "pembuangan" atau titik terendah dalam hidup, rencana Tuhan tidak berhenti. Tunas baru selalu muncul di tengah batang pohon yang tampak sudah mati.Refleksi:Apa arti bagi kita bahwa Tuhan mencatat generasi-generasi yang hidup tanpa tahta, tanpa kemuliaan, namun tetap berada dalam rencana-Nya?Bagaimana silsilah ini menolong kita memandang penderitaan dan masa penantian sebagai bagian dari karya Tuhan, bukan tanda ditinggalkan-Nya?Sikap iman atau langkah ketaatan apa yang Tuhan minta untuk kita ambil hari ini?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena Engkau adalah Tuhan yang setia meski kami sering gagal. Biarlah silsilah ini mengingatkan kami bahwa Engkau sedang merajut rencana yang besar dalam hidup kami, bahkan di saat kami tidak memahaminya. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.