Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

31 Mei 2026

Tanda Ajaib sebagai Konfirmasi

Dalam hidup, kita semua pernah menghadapi ancaman—baik terhadap kesehatan, masa depan, pekerjaan, atau bahkan hidup itu sendiri. Raja Hizkia menghadapi ancaman paling menakutkan: kematian. Tetapi dari kisah ini kita belajar bahwa Tuhan bukan hanya mendengar doa, Dia juga sanggup mengonfirmasi janji-Nya melalui tanda-tanda ajaib.Hizkia diberi pesan langsung dari nabi Yesaya bahwa dia akan mati. Ini bukan sekadar kekhawatiran, tetapi firman Tuhan sendiri yang menguji iman Hizkia. Hizkia tidak marah atau pasrah, tapi berdoa dengan tangisan yang sungguh-sungguh. Dia berseru bukan dengan emosi, tetapi dengan kerendahan hati, mengingat kesetiaannya dalam hidup di hadapan Tuhan.Bahkan sebelum Yesaya meninggalkan istana, Tuhan mengubah keputusan-Nya. Hizkia mendapat tambahan 15 tahun hidup, dan Tuhan menjanjikan perlindungan dari musuh. Hizkia minta tanda untuk menguatkan imannya. Tuhan pun melakukan sesuatu yang mustahil secara alamiah: bayangan matahari mundur sepuluh tapak. Tanda ini bukan hanya konfirmasi, tapi penguatan bahwa Tuhan sanggup mengatasi waktu dan hukum alam.Tuhan bukan hanya Allah yang memberi firman, tapi juga Allah yang mengkonfirmasi firman-Nya. Dia tahu betapa lemahnya hati kita dan betapa kita butuh diyakinkan bahwa Dia benar-benar menyertai kita. Tanda dari Tuhan adalah pelukan kasih yang meneguhkan langkah iman kita.Refleksi:Mengapa Tuhan mengabulkan doa Hizkia dan menambahkan 15 tahun lagi dalam hidupnya?Pernahkah mengalami "tanda" atau konfirmasi dari Tuhan dalam mengambil keputusan penting?Apa bahaya jika kita terlalu bergantung pada tanda ajaib untuk percaya kepada Tuhan?Doa:Allah Bapa, kami percaya bahwa Engkau mendengar doa kami, melihat air mata kami dan peduli terhadap pergumulan kami. Bila hati kami lemah, kuatkan kami. Bila iman kami goyah, berikanlah tanda kasih-Mu yang menguatkan. Terima kasih karena Engkau Allah yang setia dan ajaib. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

30 Mei 2026

Respons yang Benar terhadap Ancaman

Ancaman bisa datang dalam berbagai bentuk—baik tekanan hidup, intimidasi dari orang lain, hingga serangan terhadap iman kita. Sanherib mengancam, menghina, dan meremehkan Allah Israel (pasal 18). Respons Hizkia menjadi pelajaran berharga tentang bagaimana seharusnya kita menghadapi ancaman besar. Dia merendahkan Diri di hadapan Tuhan.Hizkia tidak langsung melawan atau membalas, tapi merobek pakaiannya dan pergi ke rumah Tuhan. Tanda kerendahan hati ini menunjukkan sikap berserah dan takut akan Tuhan. Hizkia mengutus orang kepada nabi Yesaya. Ini menggambarkan pentingnya mencari bimbingan dari hamba Tuhan yang setia, bukan mengandalkan pemikiran sendiri. Hizkia membentangkan surat ancaman itu di hadapan Tuhan dan berdoa. Doanya bukan hanya soal keselamatan bangsa, tetapi supaya nama Tuhan dipermuliakan. Tuhan berbicara melalui Yesaya bahwa Dia akan bertindak. Tuhan tidak tinggal diam saat nama-Nya dihina. Pembelaan-Nya datang tepat waktu. Dalam satu malam, malaikat Tuhan membunuh 185.000 tentara Asyur. Musuh yang sombong pun dipermalukan dan Sanherib dibunuh oleh anaknya sendiri.Jangan panik saat diancam. Datanglah lebih dulu kepada Tuhan, bukan kepada kekuatan manusia. Doa dan penyembahan adalah senjata paling kuat ketika menghadapi tekanan dan bahaya. Tuhan akan membela umat-Nya yang bersandar pada-Nya dan tidak memalukan nama-Nya. Ancaman dari dunia adalah kesempatan bagi Tuhan menunjukkan kuasa dan kemuliaan-Nya.Ancaman bukan akhir dari cerita. Itu hanya panggung di mana Tuhan menunjukkan siapa Dia. Ketika kita merespons dengan iman, bukan ketakutan, kita memberi tempat bagi kuasa Tuhan untuk bekerja.Refleksi:Mengapa Hizkia memilih mencari Tuhan melalui doa dan nabi Yesaya, bukan langsung mengambil tindakan militer atau politik?Bagaimana kita merespons ancaman dalam hidup kita—baik itu berupa tekanan pekerjaan, masalah keuangan, atau intimidasi dari orang lain?Apa peran komunitas iman atau pemimpin rohani dalam menolong kita menghadapi situasi sulit?Doa:Allah Bapa, ajar kami untuk merespons setiap ancaman hidup dengan iman, bukan ketakutan. Ajar kami datang kepada-Mu lebih dulu, bukan mencari kekuatan manusia. Kami percaya Engkau adalah pembela yang setia, dan dalam nama-Mu kami aman. Bertindaklah, ya Tuhan, supaya nama-Mu dimuliakan dalam hidup kami. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.