Selamat datang di GKY Gerendeng!
Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Visi dan Misi Gereja
Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.
Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.
CREED
QT Terbaru
8 Mei 2026
Penyelamatan yang Ajaib
Ketika segala harapan tampak hilang, Tuhan tetap bekerja secara ajaib. Di tengah kekacauan, pengkhianatan, dan kekuasaan yang jahat, Tuhan memunculkan jalan penyelamatan keturunan Daud dari pemusnahan total.Atalya, ibu ratu yang kejam, berusaha membunuh semua keturunan kerajaan untuk merebut takhta. Namun, dalam keheningan dan keberanian, Yoseba menyelamatkan bayi Yoas dan menyembunyikannya selama enam tahun di rumah Tuhan.Tindakan ini tampak kecil—menyelamatkan satu bayi—tetapi menjadi bagian dari rencana besar Tuhan untuk mempertahankan janji-Nya terhadap garis keturunan Daud dan kehadiran Mesias di masa depan.Ketika waktunya tiba, imam Yoyada bertindak dengan berani dan strategis. Dia mengangkat Yoas menjadi raja, menggulingkan Atalya, dan memulihkan ibadah yang benar kepada Tuhan. Ini adalah penyelamatan yang ajaib, melalui orang-orang yang berani menaati perintah Tuhan dengan setia dan radikal.Sering kali, penyelamatan-Nya datang melalui orang-orang biasa yang rela taat dan bertindak dalam iman. Tuhan bekerja secara ajaib melalui ketaatan yang berani dan setia. Yoseba dan Yoyada tidak dikenal luas, tetapi karena mereka taat, rencana Allah tetap berjalan. Mungkin kita merasa kecil atau tidak penting, tetapi ketaatan kita hari ini bisa menjadi bagian dari penyelamatan yang besar besok.Refleksi:Bagaimana kita melihat tangan Tuhan bekerja di balik peristiwa-peristiwa yang tampaknya hanya politik atau strategi manusia?Dalam hal apa saja Tuhan telah melindungi atau menyelamatkan kita secara ajaib, mungkin tanpa kita sadari saat itu?Apa langkah konkret yang bisa kita ambil untuk menjadi alat Tuhan dalam rencana penyelamatan-Nya bagi orang lain?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena Engkau adalah Allah yang setia dan menyelamatkan dengan cara yang ajaib. Pakailah kami menjadi alat-Mu, meskipun kecil, untuk menjadi bagian dari rencana besar-Mu. Ajar kami untuk taat dengan berani, seperti Yoseba dan Yoyada. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
7 Mei 2026
Pemurnian Ibadah yang Radikal
Pemurnian ibadah bukan sekadar menyingkirkan berhala secara simbolis, tetapi penghancuran total terhadap segala bentuk penyembahan yang tidak sejati. Dalam 2 Raja-raja 10:18-36, Yehu tampil sebagai pemimpin yang menjalankan pemurnian radikal terhadap ibadah kepada Baal, bukan hanya dengan melarangnya, tetapi dengan menyingkirkan para imam Baal, menghancurkan patung-patung mereka, bahkan meruntuhkan rumah penyembahan itu sendiri.Yehu memakai strategi yang cerdas namun berani: dia berpura-pura ingin beribadah kepada Baal lebih besar dari Ahab, namun itu hanyalah cara untuk mengumpulkan semua penyembah Baal di satu tempat, agar dapat dihancurkan secara menyeluruh.Tindakannya mencerminkan ketegasan dan kesungguhan untuk memurnikan ibadah umat kepada Tuhan.Namun, meski Yehu menyingkirkan Baal, dia sendiri tidak sepenuhnya setia—ia tetap membiarkan penyembahan terhadap anak lembu emas di Betel dan Dan (ayat 29). Di sini kita belajar bahwa pemurnian ibadah bukan hanya soal tindakan lahiriah, tetapi juga kesetiaan hati secara total kepada Tuhan. Pemurnian ibadah membutuhkan ketegasan rohani: berani meninggalkan semua yang mencemari hubungan kita dengan Tuhan, baik dalam pikiran, motivasi, maupun kebiasaan.Tuhan mencari penyembah yang sejati, bukan yang pura-pura.Ia ingin hati kita sepenuhnya. Tidak ada ibadah yang murni jika berhala masih dibiarkan hidup dalam hati. Mari kita jadikan hidup ini sebagai bait Allah yang kudus, bukan ruang kompromi.Refleksi:Bagaimana bentuk 'penyembahan Baal' zaman modern yang perlu disingkirkan dari kehidupan orang percaya?Mengapa pemurnian ibadah harus dimulai dari hati, bukan hanya tindakan luar?Langkah apa yang dapat kita ambil minggu ini untuk memurnikan kembali ibadah pribadi kita kepada Tuhan?Doa:Allah Bapa, sucikan hati kami agar kami hanya menyembah Engkau dan tidak bercampur dengan hal-hal duniawi. Singkirkan setiap berhala dalam hidup kami. Ajar kami sungguh beribadah dalam roh dan kebenaran, dengan ketulusan dan kesetiaan. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT