Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

19 Agustus 2026

Mezbah Sebelum Tembok

Setelah menetap di kota-kota mereka, umat Israel berkumpul sebagai satu kesatuan di Yerusalem. Mereka tidak menunggu sampai bangunan Bait Suci megah berdiri untuk mulai beribadah; mereka memulai dari hal yang mendasar: Mezbah. Pemulihan hidup sering kali tidak dimulai dengan kemegahan yang terlihat mata, melainkan dengan hati yang kembali menyembah.Hal pertama yang dibangun oleh Yesua dan Zerubabel bukanlah rumah mereka sendiri atau tembok pertahanan, melainkan mezbah Tuhan. Padahal, mereka sedang diliputi ketakutan terhadap penduduk negeri di sekeliling mereka. Saat kita merasa terancam oleh masalah atau masa depan yang tidak pasti, kecenderungan kita adalah membangun "benteng" (keamanan finansial atau koneksi manusia). Ezra mengajarkan bahwa keamanan sejati dimulai ketika kita mendirikan mezbah doa dan penyembahan di tengah ketakutan kita. Jangan menunggu masalah selesai baru beribadah; beribadahlah agar kita memiliki kekuatan menghadapi masalah.Mereka merayakan hari raya Pondok Daun dan mempersembahkan korban harian "menurut peraturan". Mereka tidak menciptakan cara baru, melainkan kembali ke cara yang telah Tuhan tetapkan dalam Taurat. Pemulihan berarti kembali ke Firman. Sering kali hidup kita berantakan karena kita mencoba menjalani hidup menurut aturan kita sendiri. Pulih berarti bersedia menundukkan diri kembali pada prinsip-prinsip Tuhan, meskipun itu terasa kuno atau sulit dilakukan di tengah dunia modern.Momen mengharukan terjadi saat peletakan dasar Bait Suci selesai. Orang-orang muda bersorak-sorai karena melihat kemajuan, tetapi orang-orang tua yang pernah melihat Bait Suci pertama (zaman Salomo) menangis dengan suara nyaring. Orang tua menangis karena fondasi yang baru ini tidak semegah yang lama. Namun, bagi Tuhan, fondasi ini sangat berharga karena dibangun di atas pertobatan. Jangan biarkan kenangan masa lalu ("dulu saya lebih hebat", "dulu hidup saya lebih indah") merampas sukacita kita atas apa yang sedang Tuhan bangun dalam hidup kita hari ini. Sekecil apa pun kemajuan kita, syukurilah itu sebagai tanda penyertaan-Nya.Seluruh rakyat berkumpul "seperti satu orang". Kesatuan inilah yang memungkinkan pekerjaan berat itu dimulai. Para imam, orang Lewi, dan rakyat bekerja bahu-membahu sesuai peran masing-masing. Tuhan bekerja melalui kesatuan. Pekerjaan Tuhan tidak bisa diselesaikan oleh "superman" rohani sendirian. Kita butuh komunitas. Ketika kita sehati dan sepikir untuk memuliakan Tuhan, maka tembok hambatan yang keras sekalipun akan runtuh.Refleksi:Apa makna mendahulukan penyembahan dan korban kepada Tuhan di tengah kondisi yang belum aman?Bagaimana rasa takut terhadap bangsa-bangsa sekitar justru mendorong umat untuk kembali kepada Tuhan?Mengapa mezbah menjadi simbol prioritas rohani dalam proses pemulihan bangsa itu?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena Engkau adalah Dasar yang teguh dalam hidup kami. Hari ini kami mau membangun kembali mezbah penyembahan kami di tengah segala kekhawatiran kami. Ajarlah kami untuk menghargai setiap langkah kecil pemulihan yang Engkau kerjakan dan tidak membandingkannya dengan apa pun. Biarlah hidup kami menjadi bangunan yang memuliakan nama-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

18 Agustus 2026

Berharga di Mata Tuhan

Tuhan melihat dan mengenal setiap individu, keluarga, dan pengorbanan mereka. Daftar yang mencakup berbagai golongan: keturunan raja, imam, orang Lewi, penyanyi, penjaga pintu gerbang, sampai budak-budak Bait Tuhan. Tuhan tidak hanya mencatat para pemimpin besar seperti Zerubabel atau Yesua, tetapi juga keluarga-keluarga biasa. Dalam dunia yang luas ini, kita sering merasa tidak berarti. Namun, Tuhan memperhatikan setiap orang yang mengambil langkah iman. Pekerjaan apa pun yang kita lakukan untuk Tuhan, baik itu di mimbar maupun di balik layar seperti penjaga pintu, semuanya tercatat dalam "buku kehidupan"-Nya.Pada saat itu ada sekelompok orang yang tidak dapat membuktikan asal-usul silsilah mereka. Akibatnya, mereka tidak diperbolehkan menjabat sebagai imam sampai ada keputusan dari Tuhan melalui Urim dan Tumim. Identitas rohani kita harus jelas. Kita harus memastikan bahwa hidup kita benar-benar berakar pada identitas sebagai anak-anak Tuhan. Jangan sampai kita mengaku sebagai pengikut Kristus, namun gaya hidup kita tidak menunjukkan "silsilah" kerajaan surga.Ketika mereka sampai di rumah Tuhan di Yerusalem, beberapa kepala keluarga memberikan "persembahan sukarela" untuk membangun kembali rumah Tuhan. Alkitab mencatat bahwa mereka memberi "sekadar kemampuan mereka”. Tuhan tidak menuntut apa yang tidak kita miliki, tetapi Ia menghargai kerelaan hati. Ada yang memberi banyak emas, ada yang memberi perak, dan ada yang memberi pakaian imam. Yang terpenting bukanlah jumlahnya, melainkan kerelaan untuk berkorban bagi kemuliaan Tuhan.Meskipun berasal dari latar belakang dan tugas yang berbeda-beda, mereka semua memiliki satu tujuan: memulihkan ibadah di Yerusalem. Kesatuan adalah kekuatan dalam pemulihan. Untuk membangun kembali apa yang rusak (baik itu pelayanan, keluarga, atau komunitas), kita butuh kerja sama. Setiap orang memiliki peran masing-masing. Jika kita semua menempati "kota" atau posisi yang Tuhan tentukan bagi kita dengan setia, maka pemulihan besar akan terjadi.Refleksi:Apa arti kesediaan mereka meninggalkan kehidupan yang relatif mapan di Babel untuk kembali membangun Yerusalem?Bagaimana pencatatan silsilah mencerminkan pentingnya identitas rohani dan tanggung jawab umat Tuhan?Bagaimana kerelaan umat memberi persembahan sukarela menunjukkan bahwa mereka sadar diri mereka berharga dan dilibatkan dalam rencana Tuhan?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena Engkau mengenal kami dengan nama. Kami bersyukur bahwa sekecil apa pun yang kami lakukan untuk-Mu, itu berharga di mata-Mu. Berikanlah kami hati yang rela berkorban dan identitas yang teguh sebagai anak-Mu. Biarlah hidup kami menjadi bagian dari sejarah pemulihan yang sedang Engkau kerjakan di dunia ini. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.