Selamat datang di GKY Gerendeng!
Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Visi dan Misi Gereja
Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.
Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.
CREED
QT Terbaru
13 Juni 2026
Pemilihan Ilahi
Kitab Tawarikh menjadi sebuah peta harapan pemeliharaan Tuhan bagi bangsa Israel yang baru kembali dari pembuangan. Peta harapan ini dimulai dengan nama Adam, manusia pertama yang diciptakan Tuhan, menjadi akar dari berbagai suku bangsa yang memenuhi bumi. Di hadapan Tuhan, tidak ada suku bangsa yang lebih istimewa atau lebih unggul, karena kita semua adalah ciptaan Tuhan yang memiliki gambar dan rupa Tuhan.Dari sekian banyak garis keturunan, silsilah ini mengerucut pada garis keturunan Abraham. Di dalam sejarah manusia, kita melihat Tuhan memilih satu garis keturunan yang akan menjadi pembawa janji keselamatan Tuhan. Tuhan tidak memilih secara acak, tetapi Tuhan mengenal setiap nama dan setiap generasi. Tuhan memelihara garis keturunan ini melintasi air bah di jaman Nuh hingga masa pembuangan.Menariknya, garis keturunan ini tidak hanya mencatat keturunan Ishak sebagai “keturunan pilihan”, Tuhan juga menyatakan Diri-Nya adalah Tuhan yang tidak mengabaikan suku bangsa lain, seperti Ismael dan Esau yang juga diberi ruang bagi keturunan mereka. Tuhan memberkati Ismael dan Esau, juga memberkati suku bangsa lain, karena kasih umum (universal) Tuhan berlaku bagi semua orang.Sebagian besar nama-nama di dalam kitab ini terasa asing bagi kita, tetapi setiap nama merupakan pribadi yang pernah hidup, setiap dari mereka menunjukkan bahwa tidak ada kehidupan yang tidak memiliki arti. Demikian juga dengan kita, nama kita mungkin tidak dikenal, tidak diingat oleh generasi berikutnya, tetapi Tuhan mengenal kita dan nama kita terukir di telapak tangan-Nya. Setiap bagian dari kehidupan kita, sekecil apa pun itu, adalah bagian dari sejarah besar yang sedang Tuhan tuliskan.Refleksi:Apa yang kita rasakan ketika membaca daftar silsilah ini, dan mengapa reaksi itu muncul?Bagaimana silsilah ini menegaskan bahwa Allah bekerja melalui sejarah dan generasi?Di manakah posisi hidup kita dalam rangkaian karya Allah tersebut?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena hidup kami bukan sebuah kebetulan, melainkan bagian dari sejarah panjang kesetiaan-Mu. Ajarlah kami untuk percaya bahwa sebagaimana Engkau memelihara generasi demi generasi di masa lalu, Engkau pun sedang memegang hari depan kami di dalam tangan-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
12 Juni 2026
Penyertaan Tuhan bagi Orang Percaya
Di tengah kisah kehancuran dan pembuangan bangsa Yehuda, muncul sebuah catatan yang tampaknya kecil namun sarat makna: Raja Yoyakhin, yang telah lama dipenjara di Babel, akhirnya diangkat dari tempat tahanannya. Dia bukan hanya dibebaskan, tetapi juga diperlakukan dengan hormat oleh Raja Babel dan diberi tempat makan tetap seumur hidupnya.Apa yang kita pelajari dari bagian ini? Di balik segala kegelapan dan penderitaan panjang, Tuhan tetap setia menyertai umat-Nya. Walaupun Yoyakhin adalah raja yang dibuang dan dipermalukan, penyertaan Tuhan tidak pernah lepas dari hidupnya. Tuhan bekerja bahkan di tempat yang tidak terduga, di istana bangsa asing, melalui seorang raja kafir, untuk menunjukkan bahwa kasih setia-Nya tidak pernah gagal.Bagi orang percaya, ini adalah pengingat bahwa Tuhan tetap bekerja dalam diam. Dia memegang kendali atas setiap musim kehidupan, dan bahkan di tengah pembuangan, kehancuran, atau penantian panjang, penyertaan-Nya nyata bagi mereka yang tetap berharap kepada-Nya.Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya, bahkan dalam masa tergelap sekalipun. Saat kita merasa terbuang, terikat oleh keadaan, atau tidak punya harapan, ingatlah: Tuhan sanggup membebaskan, memulihkan, dan menghormati kembali mereka yang setia. Percayalah, waktu Tuhan selalu tepat.Refleksi:Bagaimana kita bisa percaya bahwa Tuhan selalu menyertai, meski situasi hidup tampak tanpa harapan?Apa perbedaan antara mengandalkan diri sendiri dan mengandalkan penyertaan Tuhan?Bagaimana kita bisa menjadi berkat dan membawa penyertaan Tuhan bagi orang lain di sekitar kita?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena penyertaan-Mu tidak pernah berakhir, bahkan ketika kami merasa terbuang atau terlupakan. Ajar kami untuk tetap percaya dan berharap kepada-Mu dalam setiap musim hidup kami. Kuatkan kami untuk berjalan bersama-Mu sampai pemulihan-Mu dinyatakan. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT