Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

5 Juli 2026

Teratur dan Relevan

Daud, di usia tuanya, dia mulai mengatur tugas-tugas suku Lewi secara mendetail sebelum Salomo naik takhta. Di balik daftar tugas dan angka-angka, tersimpan prinsip tentang bagaimana kita seharusnya mengatur pelayanan kita kepada Tuhan. Kadang kita menganggap administrasi, pembagian tugas, atau aturan organisasi sebagai hal yang membosankan dan kurang "rohani". Namun, Daud menunjukkan bahwa keteraturan adalah bagian integral dari penyembahan yang menghormati Tuhan.Salah satu bagian menarik adalah ketika Daud berkata bahwa orang Lewi tidak perlu lagi mengangkut Kemah Suci dan segala perkakasnya. Mengapa? Karena bangsa Israel sudah menetap dan tidak lagi berpindah-pindah di padang gurun. Peran mereka berubah dari "pengangkut" menjadi "pemelihara" dan "pemuja" di Bait Tuhan. Bentuk pelayanan kita mungkin perlu berubah seiring perubahan zaman dan kebutuhan, namun esensi pelayanan kita kepada Tuhan tetap sama. Jangan terjebak pada "cara lama" jika Tuhan sedang memanggil kita untuk melayani dalam konteks yang baru.Daud membagi 38.000 orang Lewi ke dalam berbagai tugas: ada yang mengawasi pekerjaan di rumah Tuhan, ada yang menjadi pengatur dan hakim, ada penunggu pintu gerbang, dan ada pemuji. Tidak semua orang berdiri di depan mezbah, tetapi setiap orang sangat penting. Dalam gereja atau komunitas kita, ada orang yang melayani di "panggung" dan ada yang melayani di "parkiran" atau "kebersihan". Di mata Tuhan, kesetiaan pada tugas jauh lebih daripada popularitas tugas tersebut. Semua bagian bekerja sama agar Rumah Tuhan dapat berfungsi dengan baik.Tugas utama orang Lewi ditegaskan: ”Selanjutnya mereka harus berdiri setiap pagi untuk menyanyikan syukur dan puji-pujian bagi TUHAN, demikian juga pada waktu petang.” Pelayanan mereka bukan hanya soal teknis (membersihkan pelataran atau mengurus roti), tetapi soal atmosfer hati. Hidup mereka dibingkai oleh syukur di pagi hari dan pujian di petang hari. Para pelayan ini bekerja di bawah bimbingan imam-imam keturunan Harun untuk memastikan segala sesuatu dilakukan sesuai dengan kekudusan Tuhan. Mereka menjaga kemurnian ibadah. Melayani Tuhan berarti memberikan yang terbaik dengan standar yang kudus. Kita tidak bisa melayani-Nya dengan sembrono. Kualitas pelayanan kita mencerminkan seberapa besar kita menghargai Tuhan yang kita layani.Refleksi:Apa perbedaan antara tradisi yang dijaga dan penyesuaian yang diperlukan?Bagaimana pembagian tugas yang jelas menolong pelayanan tetap berkelanjutan dan efektif?Apa makna penurunan usia pelayanan orang Lewi (dari 30 menjadi 20 tahun)?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena Engkau memberikan tempat bagi kami untuk melayani di dalam rencana-Mu. Ajarlah kami untuk setia pada tugas yang Engkau percayakan, sekecil apa pun itu di mata manusia. Biarlah hidup kami menjadi puji-pujian bagi-Mu dari pagi hingga malam hari, dan biarlah setiap pelayanan kami dilakukan dengan hati yang tulus dan kudus. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

4 Juli 2026

Masa Hidup Kita

Seringkali kita hanya ingin mengerjakan sesuatu jika kita sendiri yang bisa menikmatinya atau mendapatkan pujian darinya. Daud mengajarkan kita sebuah perspektif yang berbeda bahwa pelayanan tidak mementingkan diri sendiri. Daud sadar bahwa Salomo, anaknya, masih muda dan kurang pengalaman, sementara rumah yang harus dibangun bagi Tuhan haruslah luar biasa megah. Oleh karena itu, Daud berkata, "Aku hendak mengadakan persediaan baginya." Sebelum ia mati, Daud menyediakan bahan bangunan, emas, perak, dan tenaga ahli dalam jumlah yang melimpah. Kesuksesan sejati adalah ketika kita mampu mempersiapkan orang lain untuk melampaui pencapaian kita.Tuhan menegaskan kepada Daud bahwa ia adalah seorang prajurit yang telah banyak menumpahkan darah, sehingga tugas membangun Bait Suci yang melambangkan damai sejahtera diberikan kepada Salomo. Daud menerima keputusan ini tanpa rasa iri. Kita perlu belajar untuk menerima batasan yang Tuhan tetapkan. Ada masanya kita menjadi "pembuka jalan" (pioneer) yang penuh perjuangan, dan ada masanya kita menjadi "pembangun" yang menikmati kedamaian. Keduanya sama pentingnya di mata Tuhan. Jangan memaksakan peran yang bukan bagian kita, tetapi kerjakanlah bagian kita dengan maksimal.Pesan Daud kepada Salomo bahwa keberhasilan Salomo tidak ditentukan oleh banyaknya emas atau kuatnya pasukan, melainkan oleh ketaatannya pada Firman Tuhan. "Maka engkau akan beruntung, jika engkau melakukan dengan setia ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum yang diperintahkan TUHAN”. Keberuntungan atau "sukses" dalam kamus Tuhan selalu berkaitan dengan ketaatan. Dunia mungkin menawarkan banyak cara untuk berhasil, tetapi bagi orang beriman, tidak ada jalan pintas menuju berkat Tuhan selain hidup sesuai dengan kehendak-Nya.Persiapan yang matang dan rencana yang hebat tidak akan berarti apa-apa tanpa tindakan nyata. Tuhan memanggil kita untuk bangkit dan mulai bekerja. Kerjakan apa yang ada di depan mata kita dengan keyakinan bahwa penyertaan Tuhan menyertai setiap langkah ketaatan kita.Refleksi:Dalam hal apa kita dipanggil untuk menanam dan mempersiapkan, bukan menuai atau menyelesaikan?Bagaimana sikap Daud terhadap Salomo menunjukkan tanggung jawab antar generasi dalam rencana Tuhan?Bagaimana kita memandang keterbatasan usia, kekuatan, atau kesempatan sebagai hambatan atau sebagai bagian dari hikmat Tuhan?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena hidup kami adalah bagian dari rencana besar-Mu yang melampaui masa kami sendiri. Ajarlah kami untuk menjadi pribadi yang tidak egois, yang rela mempersiapkan jalan bagi keberhasilan orang lain. Berikanlah kami keberanian untuk bangkit dan bekerja melakukan kehendak-Mu, dengan percaya bahwa penyertaan-Mu sempurna bagi kami. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.