Selamat datang di GKY Gerendeng!
Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Visi dan Misi Gereja
Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.
Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.
CREED
QT Terbaru
22 Mei 2026
Penjajahan sebagai Bentuk Penghukuman Ilahi
Penjajahan dan penaklukan oleh bangsa Asyur dalam sejarah Israel bukan sekadar peristiwa politik, tapi merupakan penghukuman dari Allah atas dosa dan ketidaktaatan bangsa Israel. Allah mengizinkan musuh datang untuk mendisiplinkan umat-Nya, agar mereka sadar dan bertobat.Penjajahan yang dialami Israel di bawah raja Pekah adalah konsekuensi nyata dari meninggalkan Tuhan dan berbuat jahat. Allah menggunakan bangsa Asyur sebagai alat hukuman, sekaligus sebagai pengingat bahwa ketaatan kepada-Nya sangat penting.Kadang kita juga mengalami “penjajahan” dalam hidup kita—bisa berupa masalah berat, kesulitan, atau tekanan yang seolah-olah menguasai. Ini bisa jadi teguran dari Tuhan agar kita kembali kepada-Nya. Tuhan tidak ingin kita hancur, tapi ingin memulihkan kita melalui proses itu.Gunakan masa-masa sulit sebagai momentum untuk bertobat dan memperbaiki hubungan dengan Tuhan. Sadari bahwa hanya ketaatan kepada Tuhan yang dapat memberikan perlindungan dan damai sejati. Jangan takut menghadapi masa sulit, tapi sambutlah sebagai kesempatan untuk bertumbuh dan memperkuat iman.Refleksi:Bagaimana kita bisa belajar dari sejarah bangsa Israel yang mengalami penjajahan karena meninggalkan Tuhan?Apa peran doa dan intervensi rohani dalam menghadapi situasi penjajahan atau penindasan?Apa pelajaran utama yang bisa kita ambil agar tidak mengulangi kesalahan masa lalu yang menyebabkan penjajahan atau penderitaan?Doa:Allah Bapa, kami mengakui dosa dan kesalahan kami yang mungkin telah membawa kami ke dalam kesulitan ini. Tolong kami untuk melihat masa sulit ini sebagai kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki hidup kami di hadapan-Mu. Jadikan kami pribadi yang setia dan taat, agar kami hidup dalam perlindungan dan berkat-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
21 Mei 2026
Kegagalan Sistem
Kerajaan Israel pada masa Pekahya menunjukkan bahwa tanpa pondasi iman dan ketaatan kepada Tuhan, kekuasaan dan sistem yang dibangun akan rapuh. Pekahya mengikuti jejak raja-raja sebelumnya yang meninggalkan Tuhan, sehingga mereka kehilangan perlindungan dan berkat Allah.Sistem tanpa dasar ketuhanan sering kali penuh dengan kezaliman, ketidakadilan, dan akhirnya membawa kehancuran bagi rakyatnya sendiri. Ini menjadi peringatan bagi kita, terutama dalam konteks kepemimpinan, bahwa segala sesuatu harus didasarkan pada prinsip kebenaran dan kasih Allah.Sistem yang kuat adalah yang dibangun di atas dasar iman kepada Allah. Ketika kita menempatkan Tuhan sebagai pusat, maka apapun tantangan yang datang, kita tetap bisa bertahan dan berbuah bagi Kerajaan-Nya. Jangan biarkan kegagalan masa lalu membuat kita putus asa, tapi jadikan itu pelajaran untuk kembali kepada dasar yang benar.Refleksi:Bagaimana kita bisa mengenali tanda-tanda awal kegagalan sistem sebelum kerusakan meluas?Apa peran individu dalam memperbaiki atau mencegah kegagalan sistem di lingkungan kerja, sosial, atau gereja?Apa kaitan antara moralitas dan etika dengan keberhasilan atau kegagalan suatu sistem?Doa:Allah Bapa, ajarkan kami untuk menjadikan-Mu sebagai dasar dalam setiap langkah hidup dan kepemimpinan kami. Jangan biarkan kami jatuh ke dalam sistem dan pola hidup yang jauh dari kehendak-Mu. Berikan kami hati yang takut akan Tuhan dan hikmat untuk memimpin dengan benar. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT