Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

3 Agustus 2026

Pembaharuan Perjanjian

Setelah enam tahun kegelapan di bawah pemerintahan Atalya yang kejam, Imam Yoyada memimpin sebuah gerakan untuk menegakkan kembali janji Tuhan atas keturunan Daud. Selama enam tahun, janji Tuhan seolah-olah "mati" karena Atalya berkuasa. Namun, di tahun ketujuh, Imam Yoyada memutuskan bahwa waktu untuk berdiam diri sudah berakhir. Ia menggalang kekuatan untuk memunculkan raja yang sesungguhnya.Yoyada tidak bertindak ceroboh. Ia "memberanikan diri", tetapi ia juga membuat rencana yang sangat rapi. Ia mengumpulkan orang-orang Lewi dan para kepala puak, membagi tugas penjagaan, dan memastikan senjata-senjata telah siap di tangan para penjaga. Iman tidak berarti tanpa persiapan. Sering kali kita hanya "menunggu" Tuhan bertindak tanpa kita sendiri melakukan bagian kita dengan tertata. Keberanian tanpa rencana bisa menjadi konyol, tetapi rencana tanpa keberanian tidak akan membuahkan hasil. Mintalah hikmat Tuhan agar kita berani melangkah dengan strategi yang matang untuk memulihkan area hidup kita yang mungkin sedang kacau.Ketika Yoyada memperkenalkan Yoas kepada jemaat, ia berkata: "Lihatlah, anak raja! Ia harus memegang pemerintahan, seperti yang telah difirmankan TUHAN tentang keturunan Daud". Dasar tindakan Yoyada bukan karena ia haus kekuasaan, melainkan karena ia ingin menegakkan Firman Tuhan. Jika kita berjuang demi kepentingan pribadi, kita akan mudah lelah. Namun, jika kita berjuang untuk memulihkan kebenaran, integritas, dan kasih di tengah keluarga atau pekerjaan kita karena tahu itu adalah kehendak Tuhan, maka Tuhan sendiri yang akan memberikan kekuatan ekstra.Ketika Yoas dimahkotai, Atalya berteriak "Khianat! Khianat!", namun tidak ada yang mendukungnya. Ia akhirnya dihukum mati di pintu gerbang. Alkitab mencatat: "Seluruh rakyat negeri bersukacita dan kota itu aman…". Kemenangan yang sejati membawa damai sejahtera bagi banyak orang. Saat kita menyingkirkan "berhala" atau kebiasaan buruk dalam hidup kita, mungkin awalnya terasa menyakitkan atau seperti ada pergolakan. Namun, hasil akhirnya adalah sukacita dan ketenangan. Jangan biarkan kejahatan atau dosa bertahta terlalu lama dalam hidup kita; usirlah itu agar damai Tuhan bisa kembali memerintah.Setelah takhta dipulihkan, Yoyada tidak berhenti di situ. Ia mengadakan perjanjian antara dia, raja, dan rakyat, bahwa mereka akan menjadi umat TUHAN. Mereka segera menghancurkan rumah Baal dan mezbah-mezbahnya. Pemulihan harus diikuti dengan komitmen baru. Tidak cukup hanya mengusir hal buruk (Atalya); kita harus mengisi hidup kita dengan komitmen baru kepada Tuhan. Tanpa komitmen untuk menjadi "umat Tuhan" secara aktif, hidup kita akan mudah kembali ke pola-pola yang lama.Refleksi:Apa peran Imam Yoyada dalam menjaga dan memulihkan perjanjian antara Tuhan, raja, dan bangsa?Mengapa penghancuran Baal dan penyembahan berhala menjadi bagian penting dari pembaruan perjanjian?Apa peran pemimpin rohani yang setia dalam menuntun umat kembali kepada perjanjian Tuhan?Doa:Allah Bapa, berikanlah kami keberanian seperti Yoyada untuk menegakkan kebenaran-Mu di tengah lingkungan kami. Ajarlah kami untuk tidak berkompromi dengan kejahatan. Kami mau memperbaharui janji kami hari ini untuk menjadi milik-Mu sepenuhnya. Biarlah takhta hati kami hanya ditempati oleh-Mu saja, sehingga damai sejahtera-Mu memerintah dalam hidup kami. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

2 Agustus 2026

Pahlawan di Balik Layar

Kisah tentang pengkhianatan, pengaruh keluarga yang merusak, dan campur tangan Tuhan yang ajaib untuk menjaga janji-Nya tetap hidup di tengah upaya pemusnahan total keturunan Daud. Kisah ini berfokus pada dua tokoh yang sangat kontras pengaruhnya: Atalya, sang ibu yang menyesatkan, dan Yosabat, sang bibi yang menyelamatkan.Ahazia menjadi raja menggantikan ayahnya, Yoram. "Ia pun hidup menurut jalan keluarga Ahab, karena ibunya menasihatinya untuk melakukan yang fasik.” Penasihat yang salah dapat menghancurkan masa depan kita. Atalya seharusnya menjadi pelindung bagi rohani anaknya, namun ia justru menjadi pendorong utama kejatuhan anaknya. Siapa yang kita izinkan memberi nasihat dalam hidup kita? Jangan hanya mencari orang yang setuju dengan kita, tetapi carilah orang yang berani mengarahkan kita kembali kepada Tuhan.Setelah Ahazia mati, Atalya melakukan tindakan yang sangat keji: ia berusaha membunuh seluruh keturunan raja Yehuda agar ia bisa berkuasa. Ini bukan sekadar perebutan kekuasaan politik, melainkan upaya iblis untuk memutuskan garis keturunan Mesias (Yesus Kristus) yang dijanjikan berasal dari keturunan Daud. Musuh selalu berusaha mencuri, membunuh, dan membinasakan masa depan kita. Iblis akan mencoba mematikan potensi, iman, dan janji Tuhan dalam hidup kita. Namun, kita harus ingat bahwa rencana manusia, sejahat apa pun itu, tidak akan pernah bisa membatalkan rencana kedaulatan Tuhan.Di tengah pembantaian itu, muncullah Yosabat, putri raja Yoram (bibi dari bayi Yoas). Dengan keberanian luar biasa, ia membawa bayi Yoas dari tengah-tengah anak-anak raja yang hendak dibunuh, lalu menyembunyikannya. Tuhan selalu menyediakan "penyelamat" di tengah krisis. Kita mungkin merasa sendirian menghadapi lingkungan yang buruk, tetapi Tuhan bisa memakai kita menjadi "Yosabat" bagi orang lain, seseorang yang menjaga harapan dan iman tetap hidup ketika segalanya tampak hancur. Keberanian satu orang bisa menyelamatkan seluruh rencana Tuhan bagi sebuah bangsa.Yoas disembunyikan di rumah Tuhan selama enam tahun sementara Atalya memerintah. Selama masa itu, Yoas tumbuh dalam perlindungan dan pengajaran yang benar di dalam bait Tuhan, jauh dari pengaruh jahat Atalya. Ada masa-masa dalam hidup kita di mana seolah-olah "orang jahat" yang menang (seperti Atalya yang memerintah). Namun, jangan tertipu. Tuhan sedang mempersiapkan sesuatu yang baru di tempat tersembunyi. Kesabaran dalam masa penantian adalah kunci untuk melihat kemenangan Tuhan di masa depan.Refleksi:Bagaimana keberanian Yosabat menyelamatkan Yoas menunjukkan peran penting orang-orang yang bekerja “di balik layar”?Mengapa Tuhan sering memakai orang yang tidak memiliki posisi publik untuk menjaga rencana-Nya tetap berjalan?Siapa “pahlawan di balik layar” dalam kehidupan rohani kita, dan bagaimana kita dapat menghargai serta meneladani mereka?Doa:Allah Bapa, berikanlah kami hikmat untuk memilih penasihat yang takut akan Engkau. Berikanlah kami keberanian untuk melindungi apa yang kudus dan benar di tengah lingkungan yang mungkin sedang menjauh dari-Mu. Kami percaya bahwa janji-Mu atas hidup kami tidak akan pernah gagal oleh rencana manusia mana pun. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.