Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

26 Mei 2026

Allah yang Sabar Tetapi Adil

Allah kita adalah Allah yang penuh kasih dan kesabaran. Namun, kasih-Nya bukan berarti Dia mengabaikan ketidaktaatan. Dalam bacaan ini, kita melihat bagaimana Israel terus-menerus mengeraskan hati, bahkan setelah berkali-kali diberi kesempatan untuk bertobat. Akhirnya, Allah yang sabar itu harus menyatakan keadilan-Nya melalui penghukuman.Pasal ini menjelaskan alasan utama mengapa Israel dibuang ke Asyur: karena mereka meninggalkan Tuhan yang telah membebaskan mereka dari Mesir (ayat 7), menyembah allah lain (ayat 12), dan menolak peringatan para nabi (ayat 13-14). Meski Tuhan telah memperingatkan berkali-kali dengan sabar, Israel memilih untuk tetap bertegar hati dan hidup dalam kejahatan.Allah menunggu. Allah berbicara. Allah memperingatkan. Tapi akhirnya, karena mereka tidak mau bertobat, Tuhan “menyingkirkan mereka dari hadapan-Nya” (ayat 23). Ini bukanlah keputusan tergesa-gesa, tetapi penghakiman terakhir dari kasih yang ditolak berulang-ulang.Dengarkan suara Tuhan hari ini. Jika Dia sedang menegur kita itu tanda kasih, bukan kemarahan. Jangan tunggu sampai keadilan Tuhan dijatuhkan—responilah sekarang dengan pertobatan yang sungguh. Kesabaran Tuhan adalah kesempatan, bukan izin untuk terus berdosa. Keadilan-Nya akan dinyatakan atas mereka yang menolak-Nya. Tapi bagi mereka yang mau berbalik, kasih-Nya tak pernah gagal.Refleksi:Bagaimana kita bisa menyeimbangkan pemahaman tentang Allah yang sabar dengan Allah yang adil dalam kehidupan sehari-hari?Apakah pernah mengalami situasi di mana merasa Allah sangat sabar pada kita?Bagaimana kita dapat mencontoh kesabaran Allah dalam berelasi dengan sesama di kehidupan kita sehari-hari?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena Engkau panjang sabar terhadap kami. Ampuni kami jika kami sering mengabaikan teguran dan firman-Mu. Hari ini kami mau kembali kepada-Mu, hidup dalam ketaatan, dan menghargai kasih-Mu yang besar. Ajari kami untuk tidak menyalahgunakan kesabaran-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

25 Mei 2026

Puncak Penghukuman Allah atas Ketidaktaatan

Tuhan panjang sabar, penuh kasih, dan murah hati. Namun ketika umat-Nya terus-menerus hidup dalam ketidaktaatan, menolak peringatan demi peringatan, maka akhirnya penghukuman pun datang. Dalam bacaan ini, kita melihat puncak murka Allah atas kerajaan Israel, yakni pembuangan ke Asyur sebagai akhir dari ketidaksetiaan yang terus-menerus.Hosea, raja terakhir Israel, melakukan apa yang jahat di mata Tuhan (ayat 2). Dia mencoba bermain politik dengan Mesir dan berontak terhadap Asyur, tetapi tidak pernah sungguh-sungguh membawa bangsanya kembali kepada Tuhan. Pembuangan Israel adalah tindakan serius dari Tuhan, bukan hanya hukuman politik, tetapi hukuman rohani atas generasi-generasi yang telah menolak suara Tuhan dan menyembah allah lain.Tuhan memberi waktu, mengutus nabi-nabi, memberi kesempatan bertobat, tetapi mereka tetap mengeraskan hati. Dan akhirnya, Tuhan membiarkan musuh datang dan membawa mereka ke dalam pembuangan—tanda bahwa hadirat Tuhan ditarik dari tengah-tengah mereka.Jangan menyalahgunakan kesabaran Tuhan. Dia panjang sabar, tapi bukan berarti Dia tidak akan bertindak. Ketidaktaatan yang terus-menerus akan mengundang hukuman ilahi yang bisa sangat berat. Bertobatlah hari ini. Jangan tunda. Ketika Tuhan masih memberi waktu, itu adalah kasih karunia. Puncak penghukuman Tuhan adalah ketika Dia menarik tangan-Nya dari hidup kita. Jangan menunggu sampai terlambat. Kasih Tuhan masih terbuka hari ini. Kembalilah kepada-Nya sebelum penghakiman datang.Refleksi:Dalam kehidupan pribadi, bagaimana kita bisa mengenali tanda-tanda bahwa kita mulai tidak taat kepada kehendak Tuhan?Apa akibat yang mungkin terjadi ketika seseorang atau komunitas menolak untuk bertobat dari dosa dan ketidaktaatan?Apa peran komunitas atau gereja dalam membantu anggotanya untuk hidup taat dan menghindari “penghukuman” rohani?Doa:Allah Bapa, jangan biarkan hati kami keras terhadap firman-Mu. Ampuni kami atas ketidaktaatan kami dan tarik kami kembali kepada kasih dan jalan-Mu. Ajari kami untuk menghormati kesabaran-Mu dan hidup dengan takut akan Engkau. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.