Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

8 Juni 2026

Penjarahan Bait Suci oleh Penjajah

Yerusalem dan Bait Suci dijarah oleh pasukan Babel. Raja Yoyakhin dan para pemimpin bangsa diangkut ke pembuangan bersama dengan harta-harta berharga dari Bait Suci. Momen ini sangat memilukan karena tempat yang selama ini menjadi pusat ibadah dan kehadiran Allah di tengah bangsa Israel, kini dinodai oleh tangan musuh.Penjarahan ini bukan hanya kerugian materi, tapi juga simbol keruntuhan rohani dan sosial. Bait Suci yang menjadi tempat perjumpaan antara Allah dan umat-Nya dirampas, seolah menggambarkan bahwa bangsa Israel telah kehilangan perlindungan dan berkat Tuhan akibat dosa dan ketidaktaatan mereka.Namun, di balik penjarahan dan kesedihan itu, Tuhan tetap memegang kendali. Pembuangan dan penjarahan menjadi sarana bagi Tuhan untuk mengingatkan umat-Nya agar bertobat dan kembali hidup dalam ketaatan. Bait Suci yang rusak mengajak kita untuk merenungkan kembali bagaimana kita menjaga “bait suci” dalam hati dan hidup kita , apakah kita tetap setia dan menjaga kekudusan dalam hubungan dengan Tuhan?Ketika hidup kita “dijarah” oleh masalah, kekecewaan, atau kehilangan, jangan putus asa. Ingatlah bahwa Tuhan tetap hadir dan berkuasa mengubah kehancuran menjadi pemulihan. Mari kita jaga hati kita sebagai bait suci yang kudus bagi Tuhan, agar Dia terus diam dan bekerja di dalam kita.Refleksi:Bagaimana reaksi umat ketika tempat ibadah mereka dirusak atau dijarah? Apa yang bisa kita pelajari dari pengalaman itu?Bagaimana kita bisa menjaga ‘bait suci’ dalam hati dan hidup kita agar tidak mudah “dijarah” oleh pengaruh negatif?Dalam konteks masa kini, apa bentuk “penjarahan” rohani yang sering terjadi dalam komunitas gereja atau masyarakat?Doa:Allah Bapa, di tengah kehilangan dan kepedihan, kuatkanlah hati kami untuk tetap percaya pada kasih dan rencana-Mu. Tolong kami menjaga hati kami tetap suci sebagai bait suci-Mu yang hidup, agar Engkau boleh berdiam dan bekerja dalam hidup kami. Ajar kami untuk bertobat dan kembali kepada-Mu setiap hari. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

7 Juni 2026

Awal Pembuangan ke Babel

Perikop ini mencatat periode paling kelam dalam sejarah bangsa Israel, awal mula pembuangan ke Babel. Raja Yoyakhin naik tahta pada usia muda, tetapi pemerintahannya penuh dengan kekacauan dan dosa yang menyebabkan murka Tuhan. Akibatnya, Babel menyerang Yehuda, merebut kota dan membawa banyak orang, termasuk raja, tawanan ke negeri asing.Pembuangan ini bukan hanya soal kekalahan militer, tetapi juga akibat dari ketidaktaatan dan penolakan bangsa Israel terhadap perintah Tuhan. Mereka telah berulang kali meninggalkan jalan-Nya dan memilih hidup dalam pemberontakan. Pembuangan menjadi konsekuensi nyata dari dosa yang tidak diakui dan diperbaiki.Namun, di balik kesedihan dan kehilangan itu, ada pelajaran penting bagi kita. Tuhan menggunakan masa-masa sulit untuk mengingatkan dan membentuk umat-Nya. Pembuangan menjadi waktu refleksi, pertobatan, dan persiapan untuk masa depan yang baru.Kita diingatkan untuk selalu kembali kepada Tuhan dengan hati yang sungguh-sungguh sebelum masalah membesar. Setiap kesulitan bisa menjadi pintu untuk kita belajar bertahan dan bertumbuh dalam iman.Ketika menghadapi masa-masa sulit atau “pembuangan” dalam hidup, jangan kehilangan harapan. Tuhan masih mengendalikan segala sesuatu dan mau mengubah masa kelam menjadi kesempatan untuk pertumbuhan rohani dan pembaruan hidup. Tetaplah setia dan percayalah bahwa Tuhan menyertai setiap langkah kami.Refleksi:Apa saja “pembuangan” atau konsekuensi dalam kehidupan modern yang bisa terjadi akibat pilihan kita yang salah?Mengapa seringkali manusia baru sadar akan pentingnya Tuhan setelah mengalami masa “pembuangan” atau kesulitan?Bagaimana kita bisa mencegah “pembuangan” rohani dalam kehidupan pribadi dan keluarga kita?Doa:Allah Bapa, di tengah masa-masa sulit dan tantangan hidup, ajarlah kami untuk tidak patah semangat. Ingatkan kami untuk selalu kembali pada-Mu dan bertumbuh dalam iman, walaupun dalam keadaan terpuruk sekalipun. Jadikanlah masa-masa sulit sebagai waktu pembentukan dan penguatan rohani. Terima kasih karena Engkau tidak pernah meninggalkan kami. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.