Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

11 Juni 2026

Transisi Menuju Masa Pembuangan

Setelah kehancuran Yerusalem dan penawanan para pemimpin Yehuda, negeri itu memasuki masa transisi yang sulit. Nebukadnezar mengangkat Gedalya sebagai gubernur untuk memimpin orang-orang yang tertinggal di tanah Yehuda. Namun harapan akan stabilitas itu segera pupus ketika Ismael, dari keturunan kerajaan, memberontak dan membunuh Gedalya.Peristiwa ini menunjukkan betapa rusaknya hati umat Tuhan saat itu. Bahkan setelah murka Allah dinyatakan lewat kehancuran Yerusalem, mereka belum juga berubah. Pemberontakan ini membuat ketakutan merajalela, sehingga banyak orang melarikan diri ke Mesir, berbalik dari rencana Tuhan.Masa transisi menuju pembuangan adalah masa yang menentukan, bukan hanya secara sejarah, tetapi juga secara rohani. Bangsa itu seharusnya belajar dari kehancuran dan kembali kepada Tuhan. Namun justru karena hati yang keras dan ketidakpercayaan, mereka memilih jalan sendiri.Di dalam masa transisi atau perubahan besar dalam hidup, sangat penting untuk tidak bertindak gegabah. Jangan bersandar pada kekuatan sendiri, tapi carilah kehendak Tuhan. Masa transisi bisa menjadi awal pemulihan jika dihadapi dengan hati yang taat dan terbuka kepada Tuhan.Setiap masa transisi dalam hidup, entah itu kehilangan, kegagalan, atau perubahan besar, adalah kesempatan untuk bertumbuh dalam ketaatan dan iman. Jangan biarkan ketakutan atau luka masa lalu membuat kita menjauh dari rencana Tuhan. Justru dalam kerapuhan itu, Tuhan ingin membentuk kita kembali.Refleksi:Apa saja tantangan terbesar yang dihadapi ketika harus meninggalkan “tempat nyaman” dan memasuki masa yang penuh ketidakpastian?Bagaimana komunitas dan keluarga dapat saling mendukung saat mengalami masa transisi yang berat?Bagaimana kita menyikapi kehilangan hak dan kebebasan yang mungkin terjadi dalam hidup kita?Doa:Allah Bapa, dalam masa-masa transisi dan perubahan, tolong kami untuk tidak takut atau memberontak, tapi berserah penuh kepada kehendak-Mu. Bentuklah hati kami untuk tetap percaya, meski jalan-Mu tidak selalu mudah. Jadikan masa-masa sulit sebagai awal pemulihan rohani kami. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

10 Juni 2026

Penghancuran Bait Suci

Penghancuran Yerusalem dan Bait Suci oleh pasukan Babel adalah momen yang sangat menyakitkan bagi bangsa Israel. Setelah pengepungan yang panjang, kota yang menjadi pusat ibadah dan harapan umat Tuhan runtuh. Bait Suci, tempat suci yang menjadi simbol kehadiran Tuhan di tengah umat-Nya, dihancurkan dan dijarah.Penghancuran ini adalah puncak dari proses jatuhnya bangsa Yehuda akibat dosa, ketidaktaatan, dan pemberontakan yang berulang-ulang. Ini adalah konsekuensi nyata dari menjauhkan diri dari Allah, dan sekaligus pengingat akan keadilan Tuhan. Namun, di balik kehancuran dan kesedihan itu, ada janji pemulihan. Tuhan tidak meninggalkan umat-Nya selamanya. Momen penghancuran ini membuka jalan bagi pertobatan dan perubahan hati yang sejati.Kita pun diingatkan untuk menjaga “bait suci” dalam hidup kita, hati dan jiwa yang menjadi tempat tinggal Roh Kudus, dengan penuh kesetiaan, supaya tidak runtuh oleh dosa dan kesalahan kita sendiri.Ketika hidup mengalami kehancuran atau masa sulit, jangan putus asa. Gunakan pengalaman itu sebagai panggilan untuk bertobat dan kembali kepada Tuhan. Tuhan setia untuk memulihkan dan membangun kembali apa yang telah hancur jika kita berserah dan taat pada-Nya.Refleksi:Apa saja ‘bait suci’ dalam kehidupan kita yang berisiko mengalami ‘penghancuran’ akibat pengaruh dunia atau keputusan buruk?Apa arti menjaga ‘bait suci’ dalam hati dan kehidupan sehari-hari agar tetap teguh di dalam Tuhan?Bagaimana kita bisa menjadi ‘penjaga bait suci’ di zaman sekarang, baik dalam keluarga, gereja, maupun masyarakat?Doa:Allah Bapa, di saat kami merasakan kehancuran dan kegelapan dalam hidup, kuatkanlah kami dengan pengharapan dari-Mu. Tolong kami untuk menjaga hati dan hidup kami agar selalu menjadi bait suci-Mu yang kudus. Ajarlah kami untuk selalu bertobat dan kembali kepada-Mu, agar kami boleh mengalami pemulihan dan damai dari-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.