Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

30 Mei 2026

Respons yang Benar terhadap Ancaman

Ancaman bisa datang dalam berbagai bentuk—baik tekanan hidup, intimidasi dari orang lain, hingga serangan terhadap iman kita. Sanherib mengancam, menghina, dan meremehkan Allah Israel (pasal 18). Respons Hizkia menjadi pelajaran berharga tentang bagaimana seharusnya kita menghadapi ancaman besar. Dia merendahkan Diri di hadapan Tuhan.Hizkia tidak langsung melawan atau membalas, tapi merobek pakaiannya dan pergi ke rumah Tuhan. Tanda kerendahan hati ini menunjukkan sikap berserah dan takut akan Tuhan. Hizkia mengutus orang kepada nabi Yesaya. Ini menggambarkan pentingnya mencari bimbingan dari hamba Tuhan yang setia, bukan mengandalkan pemikiran sendiri. Hizkia membentangkan surat ancaman itu di hadapan Tuhan dan berdoa. Doanya bukan hanya soal keselamatan bangsa, tetapi supaya nama Tuhan dipermuliakan. Tuhan berbicara melalui Yesaya bahwa Dia akan bertindak. Tuhan tidak tinggal diam saat nama-Nya dihina. Pembelaan-Nya datang tepat waktu. Dalam satu malam, malaikat Tuhan membunuh 185.000 tentara Asyur. Musuh yang sombong pun dipermalukan dan Sanherib dibunuh oleh anaknya sendiri.Jangan panik saat diancam. Datanglah lebih dulu kepada Tuhan, bukan kepada kekuatan manusia. Doa dan penyembahan adalah senjata paling kuat ketika menghadapi tekanan dan bahaya. Tuhan akan membela umat-Nya yang bersandar pada-Nya dan tidak memalukan nama-Nya. Ancaman dari dunia adalah kesempatan bagi Tuhan menunjukkan kuasa dan kemuliaan-Nya.Ancaman bukan akhir dari cerita. Itu hanya panggung di mana Tuhan menunjukkan siapa Dia. Ketika kita merespons dengan iman, bukan ketakutan, kita memberi tempat bagi kuasa Tuhan untuk bekerja.Refleksi:Mengapa Hizkia memilih mencari Tuhan melalui doa dan nabi Yesaya, bukan langsung mengambil tindakan militer atau politik?Bagaimana kita merespons ancaman dalam hidup kita—baik itu berupa tekanan pekerjaan, masalah keuangan, atau intimidasi dari orang lain?Apa peran komunitas iman atau pemimpin rohani dalam menolong kita menghadapi situasi sulit?Doa:Allah Bapa, ajar kami untuk merespons setiap ancaman hidup dengan iman, bukan ketakutan. Ajar kami datang kepada-Mu lebih dulu, bukan mencari kekuatan manusia. Kami percaya Engkau adalah pembela yang setia, dan dalam nama-Mu kami aman. Bertindaklah, ya Tuhan, supaya nama-Mu dimuliakan dalam hidup kami. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

29 Mei 2026

Penghinaan terhadap Tuhan

Raja Asyur melalui juru bicaranya, menggunakan kata-kata yang sinis dan merendahkan untuk meruntuhkan iman bangsa Yehuda kepada TUHAN. Raja Asyur, Sanherib, dengan arogan mengklaim bahwa tidak ada allah bangsa manapun yang sanggup menyelamatkan rakyat mereka, dan menyamakan TUHAN dengan allah-allah lain yang telah ditaklukkan (ayat 33-35). Ini adalah penghinaan langsung terhadap kemuliaan dan kuasa TUHAN.Taktik musuh di sini sangat jelas, mereka menabur ketakutan melalui ancaman, meremehkan iman umat Tuhan, menggoda dengan janji palsu, menghujat Tuhan secara terbuka. Namun, yang luar biasa adalah respon umat yang tetap diam (ayat 36), sesuai perintah Hizkia. Diam mereka bukan karena ketakutan kosong, tetapi karena menaruh percaya pada pimpinan Tuhan dan pemimpin mereka yang takut akan Tuhan.Jangan heran jika iman kita dihina atau diremehkan; dunia memang sering merendahkan hal-hal yang kudus. Tetap tenang dan tidak membalas penghinaan terhadap iman kita dengan emosi, tetapi bawa dalam doa dan kepercayaan kepada Tuhan. Hinaan terhadap Tuhan bukan tanda bahwa Dia lemah, tetapi kesempatan bagi Tuhan untuk menunjukkan kuasa-Nya.Tuhan tidak perlu dibela dengan kata-kata kasar. Dia akan membela nama-Nya sendiri dengan kuasa-Nya. Ketika dunia menghina iman kita tetaplah berdiri dalam kebenaran. Tuhan tidak pernah gagal membuktikan bahwa Dia Allah yang hidup dan berdaulat.Refleksi:Bagaimana kita melihat bentuk penghinaan terhadap Tuhan terjadi di zaman sekarang (media, budaya, politik, dll.)?Bagaimana seharusnya orang percaya bersikap ketika imannya dilecehkan atau dipertanyakan?Bagaimana menjaga hati agar secara sadar atau tidak sadar ikut menghina Tuhan melalui perkataan atau sikap kita sendiri?Doa:Allah Bapa, ketika dunia meremehkan dan menghina nama-Mu, ajar kami tetap teguh dan tidak terguncang. Beri kami hati yang tenang dan penuh percaya seperti rakyat Yehuda yang diam dalam ketaatan. Tunjukkan kuasa-Mu dan muliakan nama-Mu di tengah tantangan yang kami hadapi. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.