Main

Services

Contact

Selamat datang di GKY Gerendeng!

Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Hero

Visi dan Misi Gereja

Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.

Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.

Section One GKYRD

CREED

QT Terbaru

16 September 2026

Syafaat yang Tidak Berhenti

Meskipun musuh utama sudah tiada, masalah besar tetap ada: surat perintah pemusnahan bangsa Yahudi yang sudah dimeterai raja tidak dapat ditarik kembali. Kemenangan membutuhkan perjuangan yang tuntas, bukan sekadar berhentinya serangan. Tuhan tidak hanya menghentikan musuh kita, Dia sanggup membalikkan keadaan sedemikian rupa sehingga apa yang dimaksudkan untuk menghancurkan kita justru menjadi jalan bagi kemuliaan-Nya.Cincin meterai yang dulu dipakai Haman untuk merancang maut, kini diberikan raja kepada Mordekhai. Ester pun diangkat menjadi pemilik harta rumah Haman. Mordekhai, yang tadinya duduk di pintu gerbang dengan kain kabung, kini berdiri di hadapan raja sebagai orang kepercayaan. Tuhan sanggup memindahkan otoritas kepada orang yang tepat. Jangan kecil hati jika saat ini orang-orang jahat tampak memegang kendali atas "cincin meterai" (kekuasaan). Tuhan adalah pemilik segala otoritas. Pada waktu-Nya, Dia bisa memindahkan posisi dan berkat dari tangan yang zalim ke tangan orang yang takut akan Tuhan. Tetaplah setia di "pintu gerbang" kesabaran kita.Meskipun Haman sudah mati, Ester kembali tersungkur di depan kaki raja sambil menangis. Ia memohon agar surat perintah Haman dibatalkan. Ester tahu bahwa kemenangan pribadinya tidak berarti apa-apa jika saudara-saudaranya masih terancam binasa. Jangan egois dengan keberhasilan kita. Saat Tuhan memberkati kita atau memberikan kita posisi yang aman, jangan lupakan mereka yang masih bergumul. Gunakan pengaruh dan suara kita untuk menolong orang lain. Syafaat sejati adalah ketika kita tidak berhenti berdoa dan bertindak sampai seluruh komunitas kita mengalami kemerdekaan.Menurut hukum Persia, undang-undang yang sudah dimeterai tidak bisa ditarik kembali. Solusinya? Raja memberi wewenang kepada Mordekhai untuk menulis undang-undang baru yang memberikan hak bagi orang Yahudi untuk membela diri. Surat baru ini menyebar lebih cepat daripada surat yang lama. Firman Tuhan selalu lebih berkuasa daripada "vonis" dunia. Dunia mungkin berkata keadaan kita tidak bisa berubah, vonis dokter sudah final, atau kegagalan kita sudah permanen. Kasih karunia Tuhan sanggup mengatasi segala hukum kegelapan yang mencoba mengikat kita. Jika Tuhan sudah memberikan mandat perlindungan, tidak ada kuasa apa pun yang bisa membatalkannya.Setelah undang-undang baru itu keluar, kota Susan bersukaria. Bahkan, banyak orang dari bangsa lain menjadi Yahudi karena mereka melihat penyertaan Tuhan yang dahsyat. Ketakutan terhadap musuh berubah menjadi hormat terhadap Tuhannya orang Yahudi. Kemenangan kita harus menjadi kesaksian yang menarik orang kepada Tuhan. Ketika Tuhan memulihkan hidup kita, jadikan itu sebagai sarana untuk menceritakan kebesaran-Nya. Biarlah orang lain melihat bahwa "sukacita dan kegirangan" kita bukan berasal dari keberuntungan, melainkan dari pembelaan Tuhan yang nyata.Refleksi:Apa perbedaan antara kelegaan sementara dan pemulihan menyeluruh bagi umat Tuhan dalam pasal ini?Bagaimana Tuhan memakai struktur hukum Persia yang kaku untuk tetap menggenapi maksud-Nya?Apa makna perubahan suasana dari dukacita menjadi sukacita bagi kehidupan rohani komunitas umat?Doa:Allah Bapa, kami bersyukur karena Engkau adalah Tuhan yang membalikkan ratapan menjadi tarian. Terima kasih karena Engkau telah memberikan 'undang-undang baru' berupa kasih karunia yang menyelamatkan kami dari maut. Ajarlah kami untuk tidak hanya menikmati berkat-Mu sendiri, tetapi memakainya untuk menjadi berkat bagi sesama kami. Biarlah kemenangan dalam hidup kami membawa banyak orang datang kepada-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

15 September 2026

Ketika Topeng Terbuka

Segala doa, puasa, keberanian Ester, dan kesombongan Haman mencapai titik puncaknya. Pada perjamuan kedua, Ester akhirnya menyampaikan permohonannya. Ia tidak lagi bicara soal "setengah kerajaan", melainkan soal nyawa: "Karuniakanlah kepadaku nyawaku... dan bangsaku". Ester dengan berani menyebut bahwa mereka telah "dijual" untuk dimusnahkan. Ada waktu untuk diam, dan ada waktu untuk bicara. Ester menunggu momentum yang tepat dengan hikmat, tetapi ketika saatnya tiba, ia bicara dengan sangat jelas dan berani. Kita dipanggil untuk menjadi suara bagi mereka yang tidak bisa bicara. Jangan takut menyuarakan kebenaran saat Tuhan memberikan kesempatan, karena satu kalimat keberanian yang didasari doa dapat menyelamatkan banyak orang.Raja Ahasyweros bertanya dengan geram: "Siapakah orang itu dan di manakah dia yang hatinya mengandung niat akan berbuat demikian?". Ester menjawab dengan lugas: "Penganiaya dan musuh itu, ialah Haman, orang jahat ini!". Haman, yang duduk di meja yang sama, gemetar ketakutan. Kejahatan tidak bisa selamanya bersembunyi di balik jubah kehormatan. Haman tampak begitu berkuasa dan terhormat, tetapi di mata Tuhan, ia hanyalah "orang jahat". Jangan terpukau oleh posisi seseorang jika karakternya busuk. Ingatlah bahwa Tuhan mengetahui niat hati yang terdalam. Pada akhirnya, kebenaran akan menyingkapkan siapa kawan dan siapa lawan yang sebenarnya.Ironi terbesar terjadi. Harbona, salah seorang sida-sida, memberitahu raja tentang tiang penyulaan yang dibuat Haman untuk Mordekhai. Raja memerintahkan: "Sulakan dia pada tiang itu". Haman mati di atas tiang yang ia siapkan sendiri untuk menghancurkan orang benar. Apa yang kita gali untuk orang lain, sering kali menjadi lubang bagi diri kita sendiri. Alkitab mengingatkan bahwa apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya (Galatia 6:7). Jangan pernah merancang kejahatan atau menjatuhkan sesama, karena keadilan Tuhan memastikan bahwa kejahatan akan memakan tuannya sendiri. Sebaliknya, teruslah menabur kebaikan, meskipun saat ini terasa berat.Setelah Haman disula, barulah surut panas hati raja. Keadilan membawa ketenangan. Pemulihan dimulai ketika penghalang (dosa dan kejahatan) disingkirkan dari tengah-tengah kita. Serahkan pembalasan kepada Tuhan. Ester tidak perlu mengangkat pedang untuk membunuh Haman. Ia hanya perlu setia dan jujur, dan Tuhan memakai situasi (bahkan amarah raja) untuk mengeksekusi keadilan. Jika kita merasa diperlakukan tidak adil, jangan mengotori tangan kita dengan dendam. Fokuslah melakukan bagian kita, dan biarkan Tuhan menjadi Hakim yang adil atas hidup kita.Refleksi:Apa yang mendorong Ester berbicara dengan keberanian dan kejelasan pada saat yang sangat menentukan ini?Bagaimana cara Ester menyampaikan kebenaran, tegas namun berhikmat, menjadi teladan dalam menghadapi ketidakadilan?Apa yang diungkapkan reaksi Raja Ahasyweros tentang bahaya pemimpin yang lamban menyadari manipulasi di sekitarnya?Doa:Allah Bapa, kami bersyukur karena Engkau adalah Tuhan yang membawa segala sesuatu yang tersembunyi ke dalam terang. Berikanlah kami hikmat untuk tahu kapan harus bicara dan keberanian untuk menyatakan kebenaran. Bersihkanlah hati kami dari segala niat jahat dan ajarlah kami untuk selalu menabur kebaikan. Kami percaya pembelaan kami datangnya dari pada-Mu saja. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.

Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT

Ada yang bisa kami bantu?

Mari terhubung! Kami ada di sini untuk menemani langkah iman Anda dan membantu Anda mengenal lebih dekat keluarga besar GKY Gerendeng.