Selamat datang di GKY Gerendeng!
Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Visi dan Misi Gereja
Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.
Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.
CREED
QT Terbaru
3 Juli 2026
Menuju Mezbah Anugerah
Daud melakukan kesalahan besar dengan memerintahkan pendaftaran (sensus) pasukan Israel. Mengapa hal ini dianggap berdosa? Karena dengan menghitung kekuatan militer, Daud mulai memindahkan kepercayaannya dari kuasa Tuhan kepada jumlah manusia. Ia mulai merasa bahwa keamanan Israel bergantung pada berapa banyak pedang yang ia miliki.Kali ini Iblis membujuk Daud bukan untuk melakukan perzinaan atau pembunuhan, melainkan melalui kesombongan. Daud ingin mengetahui seberapa besar prestasinya. Godaan yang berbahaya seringkali bukan tawaran untuk berbuat jahat secara terang-terangan, melainkan bisikan untuk mulai mengandalkan diri sendiri. Saat kita merasa sukses dan mulai menghitung "prestasi" kita sebagai jaminan masa depan, di situlah kita sedang melangkah menjauh dari Tuhan.Ketika Daud menyadari kesalahannya, ia mengaku dengan jujur: "Aku telah sangat berdosa...". Namun, dosa tetap memiliki konsekuensi. Daud diberi tiga pilihan hukuman dan ia memilih untuk jatuh ke dalam "tangan Tuhan" karena ia tahu kasih setia Tuhan sangat besar. Pengampunan Tuhan tidak selalu berarti penghapusan konsekuensi. Daud harus melihat bangsanya menderita karena kesalahannya. Sebagai pemimpin (dalam keluarga, pekerjaan, atau pelayanan), keputusan kita berdampak pada orang lain. Mintalah hikmat agar kita tidak mengambil langkah egois yang merugikan orang-orang di sekitar kita.Momen yang menyentuh adalah ketika Daud hendak mempersembahkan korban di tempat pengirikan Ornan. Ornan ingin memberikannya secara gratis, tetapi Daud menolak dengan kalimat: "Bukan, melainkan aku mau membelinya dengan harga penuh, sebab aku tidak mau mengambil milikmu untuk TUHAN dan mempersembahkan korban bakaran dengan tidak membayar apa-apa.”. Daud belajar bahwa ibadah sejati menuntut pengorbanan yang nyata. Jangan memberikan kepada Tuhan hanya "sisa-sisa" waktu, sisa tenaga, atau sisa uang kita. Ibadah yang menyentuh hati Tuhan adalah ibadah yang keluar dari ketulusan dan pengorbanan yang kita rasakan nilainya.Tempat pengirikan Ornan inilah yang nantinya menjadi lokasi berdirinya Bait Suci (Gunung Moria). Di tempat di mana hukuman Tuhan berhenti, di situlah rumah Tuhan didirikan. Kegagalan kita tidak harus menjadi akhir dari segalanya. Di tengah penyesalan Daud, Tuhan menyediakan tempat untuk pemulihan. Tuhan sanggup mengubah tempat penderitaan kita menjadi mezbah penyembahan yang indah jika kita datang kepada-Nya dengan hati yang hancur.Refleksi:Apa makna pilihan Daud untuk jatuh ke tangan Tuhan daripada ke tangan manusia?Mengapa Daud menolak mempersembahkan korban yang “tidak berharga” (tanpa biaya)?Bagaimana mezbah di tempat pengirikan Ornan menjadi lambang pertemuan antara keadilan dan anugerah Tuhan?Doa:Allah Bapa, ampuni kami jika seringkali hati kami mulai sombong dan mengandalkan kekuatan kami sendiri. Ajarlah kami untuk tetap rendah hati saat berada di puncak keberhasilan. Terima kasih karena di tengah kegagalan kami, Engkau menyediakan mezbah pengampunan. Kami ingin memberikan yang terbaik bagi-Mu, karena Engkau telah memberikan segalanya bagi kami. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
2 Juli 2026
Menyelesaikan Apa yang Dimulai
Dalam hidup ini, sering kali kita menghadapi dua tantangan besar: godaan untuk berhenti di tengah jalan dan rasa takut terhadap tantangan yang terlihat jauh lebih besar dari kekuatan kita.Meskipun Daud sempat tinggal di Yerusalem sementara Yoab mengepung Raba, pada akhirnya Daud datang untuk menyelesaikan penaklukan tersebut dan mengenakan mahkota raja musuhnya. Banyak orang pandai memulai sesuatu, memulai pelayanan, memulai bisnis, atau memulai komitmen rohani, tetapi sedikit yang tekun menyelesaikannya. Kemenangan sejati bukan milik mereka yang sekadar berani memulai, tetapi milik mereka yang setia hingga akhir. Jangan biarkan perjuangan kita menggantung; mintalah kekuatan Tuhan untuk menuntaskan setiap tugas yang telah Ia percayakan.Bagian selanjutnya mencatat peperangan melawan orang-orang raksasa dari keturunan Refaim. Ada Sipai, Lahmi (saudara Goliat), dan seorang raksasa dengan enam jari pada setiap tangan dan kaki. Mereka adalah simbol tantangan yang tampak mengerikan, tidak normal, dan sangat mengancam. Namun, perhatikan apa yang terjadi: mereka semua tewas oleh tangan orang-orang Israel. Musuh mungkin terlihat besar dan memiliki "jari" lebih banyak (kekuatan lebih), tetapi mereka tidak memiliki penyertaan Tuhan. Raksasa dalam hidup kita, apakah itu masalah keuangan, penyakit, atau trauma masa lalu, mungkin terlihat menakutkan, tetapi mereka bukan tidak bisa dikalahkan.Satu detail dalam pasal ini adalah bahwa Daud tidak lagi bertarung sendirian. Raksasa-raksasa itu dikalahkan oleh Sibkhai, Elhanan, dan Yonatan (keponakan Daud). Daud telah berhasil melahirkan "pembunuh raksasa" yang baru. Kita tidak dipanggil untuk menjadi pahlawan sendirian. Dalam komunitas iman, kita saling menguatkan. Ketika satu orang lelah, yang lain berdiri untuk menumbangkan raksasa yang menghadang. Kemenangan terbesar diraih ketika kita bersatu dan saling mendukung dalam doa dan tindakan.Refleksi:Apa bahaya rohani dari membiarkan tugas atau tanggung jawab yang Tuhan berikan tetap tidak selesai?Bagaimana bagian ini menantang kita untuk tetap setia dalam rutinitas dan tanggung jawab jangka panjang?Dalam hal apa kita cenderung bersemangat memulai, tetapi kurang setia menyelesaikan?Doa:Allah Bapa, berikanlah kami roh ketekunan agar kami bisa menyelesaikan setiap perlombaan yang Engkau tetapkan bagi kami. Saat kami berhadapan dengan raksasa-raksasa tantangan yang menakutkan, ingatkan kami bahwa Engkau jauh lebih besar dari segalanya. Terima kasih karena kemenangan telah Engkau sediakan bagi kami melalui kuasa-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT