Selamat datang di GKY Gerendeng!
Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Visi dan Misi Gereja
Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.
Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.
CREED
QT Terbaru
12 Juni 2026
Penyertaan Tuhan bagi Orang Percaya
Di tengah kisah kehancuran dan pembuangan bangsa Yehuda, muncul sebuah catatan yang tampaknya kecil namun sarat makna: Raja Yoyakhin, yang telah lama dipenjara di Babel, akhirnya diangkat dari tempat tahanannya. Dia bukan hanya dibebaskan, tetapi juga diperlakukan dengan hormat oleh Raja Babel dan diberi tempat makan tetap seumur hidupnya.Apa yang kita pelajari dari bagian ini? Di balik segala kegelapan dan penderitaan panjang, Tuhan tetap setia menyertai umat-Nya. Walaupun Yoyakhin adalah raja yang dibuang dan dipermalukan, penyertaan Tuhan tidak pernah lepas dari hidupnya. Tuhan bekerja bahkan di tempat yang tidak terduga, di istana bangsa asing, melalui seorang raja kafir, untuk menunjukkan bahwa kasih setia-Nya tidak pernah gagal.Bagi orang percaya, ini adalah pengingat bahwa Tuhan tetap bekerja dalam diam. Dia memegang kendali atas setiap musim kehidupan, dan bahkan di tengah pembuangan, kehancuran, atau penantian panjang, penyertaan-Nya nyata bagi mereka yang tetap berharap kepada-Nya.Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya, bahkan dalam masa tergelap sekalipun. Saat kita merasa terbuang, terikat oleh keadaan, atau tidak punya harapan, ingatlah: Tuhan sanggup membebaskan, memulihkan, dan menghormati kembali mereka yang setia. Percayalah, waktu Tuhan selalu tepat.Refleksi:Bagaimana kita bisa percaya bahwa Tuhan selalu menyertai, meski situasi hidup tampak tanpa harapan?Apa perbedaan antara mengandalkan diri sendiri dan mengandalkan penyertaan Tuhan?Bagaimana kita bisa menjadi berkat dan membawa penyertaan Tuhan bagi orang lain di sekitar kita?Doa:Allah Bapa, terima kasih karena penyertaan-Mu tidak pernah berakhir, bahkan ketika kami merasa terbuang atau terlupakan. Ajar kami untuk tetap percaya dan berharap kepada-Mu dalam setiap musim hidup kami. Kuatkan kami untuk berjalan bersama-Mu sampai pemulihan-Mu dinyatakan. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
11 Juni 2026
Transisi Menuju Masa Pembuangan
Setelah kehancuran Yerusalem dan penawanan para pemimpin Yehuda, negeri itu memasuki masa transisi yang sulit. Nebukadnezar mengangkat Gedalya sebagai gubernur untuk memimpin orang-orang yang tertinggal di tanah Yehuda. Namun harapan akan stabilitas itu segera pupus ketika Ismael, dari keturunan kerajaan, memberontak dan membunuh Gedalya.Peristiwa ini menunjukkan betapa rusaknya hati umat Tuhan saat itu. Bahkan setelah murka Allah dinyatakan lewat kehancuran Yerusalem, mereka belum juga berubah. Pemberontakan ini membuat ketakutan merajalela, sehingga banyak orang melarikan diri ke Mesir, berbalik dari rencana Tuhan.Masa transisi menuju pembuangan adalah masa yang menentukan, bukan hanya secara sejarah, tetapi juga secara rohani. Bangsa itu seharusnya belajar dari kehancuran dan kembali kepada Tuhan. Namun justru karena hati yang keras dan ketidakpercayaan, mereka memilih jalan sendiri.Di dalam masa transisi atau perubahan besar dalam hidup, sangat penting untuk tidak bertindak gegabah. Jangan bersandar pada kekuatan sendiri, tapi carilah kehendak Tuhan. Masa transisi bisa menjadi awal pemulihan jika dihadapi dengan hati yang taat dan terbuka kepada Tuhan.Setiap masa transisi dalam hidup, entah itu kehilangan, kegagalan, atau perubahan besar, adalah kesempatan untuk bertumbuh dalam ketaatan dan iman. Jangan biarkan ketakutan atau luka masa lalu membuat kita menjauh dari rencana Tuhan. Justru dalam kerapuhan itu, Tuhan ingin membentuk kita kembali.Refleksi:Apa saja tantangan terbesar yang dihadapi ketika harus meninggalkan “tempat nyaman” dan memasuki masa yang penuh ketidakpastian?Bagaimana komunitas dan keluarga dapat saling mendukung saat mengalami masa transisi yang berat?Bagaimana kita menyikapi kehilangan hak dan kebebasan yang mungkin terjadi dalam hidup kita?Doa:Allah Bapa, dalam masa-masa transisi dan perubahan, tolong kami untuk tidak takut atau memberontak, tapi berserah penuh kepada kehendak-Mu. Bentuklah hati kami untuk tetap percaya, meski jalan-Mu tidak selalu mudah. Jadikan masa-masa sulit sebagai awal pemulihan rohani kami. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT