Selamat datang di GKY Gerendeng!
Kami sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan iman Anda.

Visi dan Misi Gereja
Visi Gereja Kristus Yesus adalah "Gereja Yang Mulia dan Misioner", yaitu Gereja yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah dan nilai-nilai-Nya di tengah dunia dalam seluruh aspek kehidupan.
Lima unsur misi Allah bagi Gereja di tengah dunia (Missio Ecclesiae), yaitu (1) Ibadah (2) Persekutuan (3) Pembinaan (4) Pekabaran Injil (5) Pelayanan Sosial.
CREED
QT Terbaru
5 Juni 2026
Kekuatan Firman Tuhan sebagai Dasar Reformasi
Ketika Firman Tuhan dibacakan kepada Raja Yosia, dia tidak hanya menangis dan bertobat secara pribadi (pasal sebelumnya), tetapi juga mengajak seluruh bangsa kembali kepada Tuhan. Dari sinilah dimulai reformasi besar di Yehuda: pembersihan penyembahan berhala, pembaharuan ibadah, dan pemulihan perjanjian dengan Allah. Semua ini dimulai dari satu sumber: Firman Tuhan.Raja Yosia memanggil seluruh rakyat, imam, nabi, dan tua-tua untuk mendengarkan isi kitab hukum Tuhan. Di sinilah terjadi kebangunan rohani yang dipimpin oleh Firman, bukan sekadar emosi atau politik. Reformasi sejati selalu dimulai dengan kembali kepada otoritas Firman Tuhan. Setelah membaca Firman, Yosia bertindak tegas, menghancurkan mezbah berhala, menyingkirkan imam-imam palsu, dan membasmi segala bentuk penyembahan asing. Firman bukan hanya menyadarkan, tetapi menggerakkan perubahan konkret.Yosia memulihkan perayaan Paskah, yang sudah lama dilupakan. Paskah adalah pengingat akan kasih setia Tuhan yang membebaskan umat-Nya. Dengan kembali pada Firman, ibadah yang sejati dipulihkan. “Tiada seorangpun seperti dia,” tulis Alkitab tentang Yosia. Dia menjadi teladan reformasi rohani karena mendasarkan seluruh hidup dan pemerintahannya pada Firman Tuhan.Jangan abaikan Firman Tuhan. Setiap pembaharuan rohani pribadi dan komunitas selalu dimulai dari kembali membaca dan menaati Firman. Biarkan Firman Tuhan menyentuh dan mengubah gaya hidup, bukan hanya jadi pengetahuan. Bangun rumah tangga, pelayanan, dan hidup rohani di atas dasar kebenaran Tuhan. Tanpa itu, semua akan runtuh.Reformasi dimulai ketika Firman Tuhan diberi tempat utama. Dunia berubah dengan cepat, tetapi Firman Tuhan tetap menjadi fondasi yang kokoh bagi setiap hati yang mau taat. Jangan tunggu perubahan besar tanpa perubahan hati yang dimulai dari mendengar dan melakukan Firman.Refleksi:Mengapa penting bagi seorang pemimpin (rohani atau sekuler) memiliki dasar yang kuat dalam firman Tuhan?Bagaimana firman Tuhan masih relevan dalam memimpin reformasi dalam kehidupan pribadi, gereja, dan bangsa saat ini?Apa peran komunitas iman dalam menjaga dan mendorong hidup sesuai firman Tuhan?Doa:Allah Bapa, berikan kami hati yang lapar akan Firman-Mu. Biarlah kebenaran-Mu membakar segala berhala dalam hidup kami dan memulihkan ibadah kami kepada-Mu. Jadikan hidup kami alat reformasi dan terang bagi sekeliling kami. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
4 Juni 2026
Pertobatan dan Kerendahan Hati
Raja Yosia adalah contoh pemimpin muda yang hatinya benar di hadapan Tuhan. Saat dia membaca kitab Taurat dan menyadari betapa jauh bangsanya telah menyimpang, reaksinya bukan pembenaran, tapi pertobatan. Dalam dunia yang sering membenarkan kesalahan atau menyalahkan masa lalu, Yosia menunjukkan bahwa kerendahan hati adalah awal dari pemulihan.Ketika kitab Taurat ditemukan dan dibacakan, Yosia tidak mengabaikannya atau menunda-nunda. Dia langsung menyadari kesalahan umat dan bertindak cepat untuk mencari kehendak Tuhan. Yosia mengoyakkan pakaiannya, tanda kedukaan dan pertobatan yang dalam. Dia tidak merasa dirinya benar, walaupun dia adalah raja. Tuhan menyukai hati yang remuk dan hancur, dan itu yang Dia temukan dalam diri Yosia.Allah menyatakan bahwa karena pertobatan dan kerendahan hatinya, hukuman akan ditangguhkan selama masa hidup Yosia. Ini menunjukkan bahwa pertobatan sejati mengundang belas kasihan Tuhan. Jangan menunda pertobatan ketika Firman Tuhan menegur. Semakin cepat kita bertobat, semakin cepat kita dipulihkan. Tuhan tidak mencari orang sempurna, tetapi hati yang terbuka dan mau dikoreksi.Pertobatan yang tulus dan kerendahan hati adalah jalan menuju belas kasihan Tuhan. Tak ada dosa yang terlalu besar untuk diampuni jika kita datang dengan hati yang hancur dan terbuka. Seperti Yosia, mari kita menjadi generasi yang mencintai kebenaran dan siap merespons Firman Tuhan dengan tindakan nyata.Refleksi:Bagaimana firman Tuhan masih bisa membawa pertobatan hari ini?Bagaimana seseorang bisa menumbuhkan sikap hati yang terbuka terhadap teguran dan perubahan?Apa yang bisa kita lakukan agar hati kita tetap peka dan lembut saat Tuhan berbicara melalui firman-Nya?Doa:Allah Bapa, lembutkanlah hati kami agar selalu siap menerima teguran dan kebenaran-Mu. Ajar kami merendahkan diri dan bertobat ketika kami melenceng dari jalan-Mu. Biarlah hidup kami menyenangkan hati-Mu, seperti Yosia yang hidup berkenan di hadapan-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa, Amin.
Download aplikasi GKY Gerendeng untuk membaca QT